1. Arti dead center dalam fotografi itu apa?
  2. Pengertian dead center dalam fotografi itu apa sih ?
  3. Apa yang dimaksud dengan dead center photography ?
  4. Apa arti dead center photography ? Apa itu dead center ?
  5. Bagaimana komposisi foto dead center yang baik ?

Arti Dead Center Dalam Fotografi


Foto Estetik Tanpa Dead Center

komposisi foto dead center – Fotografi adalah salah satu hobi yang membuahkan karya seni berupa foto. Dalam membuat sebuah karya seni sebenarnya tidak ada pakem khusus atau aturan khusus bagaimana membuatnya menarik, indah dan menjual. Tentu, karena karya seni bukan benar-benar suatu produk barang melainkan sebuah karya sehingga sang pembuat karya bebas menentukan bagaimana dan seperti apa foto yang diambilnya. Begitu juga sebaliknya, si penikmat foto juga bebas mengartikan sebuah karya foto. Si penikmat karya seni foto ini bisa jadi berbeda interpretasi dengan sang fotografer.

Meski demikian kita bisa mengartikan fotografi bisa bebas seperti yang fotografer inginkan, namun yang penting yang harus diperhatikan adalah estetika atau keindahan yang terkandung dalam sebuah foto. Salah satu yang penting yang mendukung keindahan karya foto adalah soal komposisi.

Berbicara soal komposisi berarti proses yang sangat penting karena dengan kompisisi itulah sebuah foto dapat bercerita sehingga makna foto bisa mudah ditangkap oleh yang melihatnya. Komposisi sendiri merupakan gabungan berbagai elemen yang berada di sekitar objek foto sehingga menjadi satu kesatuan utuh dalam satu frame. Nah dari komposisi inilah juga sebuah foto dapat dilihat indah atau kurang dapat dinikmati. Untuk dapat dengan mudah menentukan komposisi yang mendukung cerita dari objek foto ini tentu diperlukan proses latihan yang cukup lama sehingga sadar tak sadar ketika kita terbiasa bermain dengan memperhatikan komposisi, hasil foto kita akan makin bernilai.

Nah beberapa masalah yang dihadapi oleh pemula adalah soal komposisi ini, terutama meletakkan objek utama di dalam sebuah frame utuh foto. Biasanya fotografer pemula seringkali meletakkan objek utama tepat berada di tengah foto. Kondisi ini biasanya dikenal dengan sebutan Dead Center. Tidak ada yang salah dengan kondisi dead center ini, namun perlu diingat bahwa foto yang dihasilkan akan tampak dinamis. Estetika foto kurang terasa. Apabila sedang berencana memfoto objek coba bandingkan foto yang objek utamanya di tengah dengan objek utama digeser agak ke tepi dan di bagian yang sisanya diberi elemen yang mendukung cerita foto tersebut.

Agar lebih mudah biasanya fotografer pemula akan menggunakan komposisi dengan rule of third, yakni membagi layar dalam tiga bagian horizontal dan vertical sehingga dihasilkan sembilan kotak persegi dalam layar kamera kita. Di kamera digital, fitur komposisi rule of third ini sudah difasilitasi sehingga kita tidak perlu pusing memperkirakan letak si objek utama. Penempatan terbaik objek utama dan objek lainnya diletakkan pada posisi di setiap titik persilangan garis. Ini bukan aturan khusus hanya petunjuk saja untuk dengan rule of third ini akan membuat foto lebih indah. Cara terbaik untuk menghasilkan komposisi terbaik tentu dengan terus berlatih.


Nah itulah penjelasan singkat tentang arti dead center dalam fotografi. Semoga kamu semakin paham ya akan dead center photography!