1. Pengertian agunan dalam perbankan itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan agunan dalam perbankan ?
  3. Apa arti kata agunan ? Apa itu agunan ?
  4. Apa kelebihan kredit tanpa agunan ?

Pengertian Agunan Menurut Para Ahli


Arti agunan dalam perbankan adalah :

Pengertian agunan dalam perbankan adalah benda bergerak ataupun benda tidak bergerak yang diserahkan oleh debitur kepada kreditur, yang berguna untuk menjamin apabila terjadi kondisi dimana fasilitas kredit tidak bisa dibayar kembali sesuai waktu yang telah ditetapkan. Jika terjadi kredit macet, maka benda tersebut bisa dijual untuk pelunasan fasilitas kredit. Jenis jaminan ini dapat berupa jaminan umum (di mana kreditor tidak punya hak preferen) dan jaminan khusus (kreditor mempunyai hak preferent). (Widiyono : 2009)

Pengertian agunan adalah suatu penyerahaan kekayaan atau pernyataan kesanggupan untuk menanggung pembayaran kembali atas suatu utang. (Thomas : 2003)

Definisi agunan dalam perbankan adalah penyerahan suatu hak dan kekuasaan oleh debitur kepada pihak bank yang bertujuan untuk menjamin pelunasan hutangnya apabila terjadi kredit macet. (Faisal : 2004)


Pengertian agunan dalam perbankan – Dalam hal perkreditan di bank, kita mengetahui ada jenis kredit yang membutuhkan jaminan dan ada juga jenis kredit tanpa jaminan. Jaminan ini disebut juga dengan agunan.

Tujuan agunan adalah sebagai bahan pertimbangan bagi bank (kreditur) kepada pihak yang mengajukan kredit (debitur) yakni untuk mengukur seberapa besar kemampuan si debitur dalam melunasi utang atau kreditnya.

Kredit yang membutuhkan jaminan (agunan) disebut juga dengan jaminan kredit. Jaminan kredit ini berguna bagi pihak bank (debitur) untuk berjaga-ja seandainya nasabah mengalami kredit macet atau ketidakmampuan dalam melunasi utangnya. Dengan demikian jaminan ini bisa menutupi beberapa kekurangan angsuran atau bahkan bisa untuk menutup atau melunasi semua utangnya sekaligus.

Jenis agunan dalam perbankan terbagi menjadi 3 jenis yaitu:

  • Agunan benda berwujud.

Contoh agunan benda berwujud seperti : kendaraan bermotor, mesin, barang dagangan, tanah, bangunan, dll.

  • Agunan benda tidak berwujud.

Contoh agunan tidak berwujud antara lain : rekening tabungan yang dibekukan seperti deposito,  surat tagihan, surat-surat berharga seperti saham dan obligasi, dll.

  • Agunan orang.

Agunan orang adalah jaminan yang diberikan kepada seseorang dan ketika terjadi kemacetan atau kegagalan dalam melunasi utangnya, maka orang yang dijadikan sebagai penjamin ini wajib melunasinya.

Perlu diketahui bahwa saat sekarang ini juga terdapat Kredit Tanpa Agunan (KTA). KTA adalah produk kredit konsumtif dalam memberi pinjaman tanpa jaminan. Calon nasabah tidak perlu ajukan permohonan ini dengan alasan yang jelas dan spesifik. Dengan KTA, bisa menutupi biaya-biaya tertentu seperti: Pelunasan/ penutupan kartu kredit, biaya pengobatan, biaya pernikahan, biaya pendidikan pribadi maupun anak, modal usaha bagi wiraswasta, dan lain sebagainya.

Adapun keuntungan kredit tanpa agunan / manfaat kredit tanpa agunan antara lain :

  • Pengajuan pinjaman tanpa jaminan apapun.
  • Suku bunga tetap (selama masa kontrak kredit).
  • Angsuran kredit periodenya antara setahun hingga lima tahun.
  • Ada manfaat lainnya seperti perlindungan asuransi bagi bank yang menyediakan fasilitas ini.
  • Maksimal bisa mencapai 300 juta.

Itulah penjelasan singkat tentang agunan dalam perbankan. Semoga kalian bisa memahami pengertian agunan dalam perbankan dan contohnya secara umum ya ! Baca juga pengertian kurs jual dan kurs beli 🙂