1. Pengertian bahasa baku dan tidak baku beserta contohnya seperti apa sih ?
  2. Apa ciri ciri bahasa baku dan tidak baku ?
  3. Apa yang dimaksud dengan bahasa baku dan tidak baku?
  4. Apa arti kata bahasa baku dan tidak baku ?
  5. Apa itu bahasa baku dan tidak baku ?
  6. Apa bedanya bahasa baku dan tidak baku ?

Pengertian Bahasa Baku dan Tidak Baku Menurut Para Ahli


Arti bahasa baku dan tidak baku adalah :

Pengertian bahasa baku adalah ragam bahasa yang cara penulisan serta pengucapannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar. Kaidah standar ini bisa berupa kamus umum, pedoman ejaan (EYD) dan tata bahasa baku. Sedangkan pengertian bahasa tidak baku adalah ragam bahasa yang cara penulisan atau pengucapannya tidak memenuhi standar kaidah-kaidah tersebut. (Ernawati Waridah : 2008) 


Bahasa adalah alat yang digunakan untuk dapat berinteraksi atau berkomunikasi antara satu orang dengan yang lainnya. Bahasa juga dibedakan menjadi bahasa baku dan bahasa tidak baku.

Fungsi bahasa antara lain:

  • Pemersatu, karena dapat digunakan untuk menyatukan berbagai macam kelompok masyarakat
  • Sebagai ciri khas, karena digunakan sebagai pembeda antara masyarakat yang satu dengan yang lainnya
  • Dapat menunjukkan kewibawaan bagi yang memakai bahasa itu sendiri
  • Dapat digunakan sebagai kerangka acuan yang menjadi tolak ukur benar atau tidaknya bahasa yang digunakan oleh seseorang.

Pengertian Bahasa Baku dan Ciri Cirinya

Secara umum, pengertian bahasa baku adalah bahasa yang digunakan sesuai dengan pedoman atau kaidah Bahasa Indonesia yang benar sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Sumber utama dari bahasa baku itu sendiri adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Penggunaan bahasa baku biasanya untuk segala sesuatu yang sifatnya resmi atau formal baik itu tulisan maupun berupa pengucapan melalui kata-kata.

Bahasa baku biasa kita temukan dalam surat lamaran pekerjaan, karya ilmiah, nota dina, laporan pekerjaan, saat berpidato, surat menyurat antara lembaga atau organisasi resmi, membuat surat edaran kepada perusahaan lain, dan masih banyak lagi.

Ciri-ciri bahasa baku adalah sebagai berikut:

  • Penggunaannya baku dan tidak dipengaruhi oleh bahasa daerah, misalnya saya bukan ane atau gue
  • Tidak dipengaruhi oleh bahasa asing
  • Digunakan dalam situasi formal dengan keseragaman kaidah
  • Pemakaiannya sesuai dengan konteks kalimat
  • Tidak ambigu atau bermakna ganda, juga tidak pleonasme

Pengertian Bahasa Tidak Baku

Bahasa non baku adalah bahasa yang digunakan atau disampaikan tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku. Bahasa ini biasanya digunakan untuk kehidupan sehari-hari, dan ditujukan untuk keluarga, teman, dan lainnya dalam situasi non formal. Penggunaan bahasa tidak baku tidak sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Contoh bahasa non baku: Aku nanti mau pergi ke pasar

Ciri-ciri bahasa tidak baku adalah sebagai berikut:

  • Penggunaannya mengandung unsur kedaerahan, seperti gue, ane, dan lain sebagainya
  • Digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai alat komunikasi non formal
  • Memiliki struktur kalimat yang berbeda
  • Ejaan dan pengucapannya bebas tanpa memperhatikan ketentuan Bahasa Indonesia yang baik dan benar

Itulah penjelasan singkat tentang pengertian bahasa baku dan tidak baku beserta contohnya. Semoga kalian bisa menjelaskan ciri-ciri kata baku dan tidak baku beserta contohnya secara umum ya ! Baca juga pengertian bahasa ibu & pengertian literasi 🙂