1. Pengertian ceteris paribus dalam ekonomi itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan asumsi ceteris paribus ?
  3. Apa arti paribus dalam ekonomi ? Apa itu paribus dalam ekonomi ?
  4. Apa pengertian ceteris paribus dalam hukum permintaan dan penawaran ?
  5. Apa pengertian ceteris paribus dan contohnya ?

Pengertian Ceteris Paribus Menurut Para Ahli


Arti ceteris paribus adalah :

Pengertian ceteris paribus adalah suatu asumsi klasik mengenai keharusan agar faktor-faktor lain tidak berubah. (Lembaga Penelitian, Pendidikan & Penerangan Ekonomi dan Sosial : 1987)

Definisi ceteris paribus adalah “faktor lainnya tetap” yaitu kondisi di mana faktor- faktor selain harga barang itu sendiri dianggap tetap atau tidak mengalami perubahan. (Drs. Bambang Prishardoyo, M.Si dkk : 2005) 


Pengertian Ceteris Paribus dalam Hukum Permintaan dan Penawaran

Apa pengertian ceteris paribus dalam ilmu ekonomi ?

Sewaktu belajar ekonomi khususnya tentang permintaan dan penawaran barang, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah “ceteris paribus” ini. Pengertian ceteris paribus adalah suatu asumsi yang digunakan untuk menyederhanakan deskripsi dalam kegiatan ekonomi, dimana satu faktor berubah namun keadaan lainnya tetap. Cateris paribus juga digunakan untuk menyatakan hubungan antara harga dengan kuantitas dari suatu barang.

  1. Hukum Cateris Paribus Permintaan

Berbunyi: “jumlah permintaan barang akan turun apabila harga barang naik, sedangkan jumlah permintaan barang akan naik apabila harga barang turun”

Misalnya: kemarin harga jeruk 1kg = Rp 15.000, namun saat ini harganya 1kg = Rp 12.000. penurnan harga ini akan berakibat jumlah permintaan konsumen akan naik terhadap buah jeruk, dan sebaliknya jika kemarin harga jeruk 1kg = R[p 15.000, dan hari ini harganya naik menjadi 1kg = Rp 18.000, maka permintaan konsumen akan turun.

Pergeseran kurva permintaan adalah dari kiri atas ke kanan bawah.

Hukum di atas akan berlaku, jika jumlah permintaan tetap. Faktor-faktor yang mempengaruhi berlakunya hukum di atas adalah:

– Pendapatan

– Harga barang

– Selera

– Barang substitusi

– Bencana alam

– Ekspektasi di masa yang akan datang

– Kekayaan

– Jenis kebutuhan

– Kebudayaan

  1. Hukum Cateris Paribus Penawaran

Berbunyi: “Bila harga suatu barang naik, maka jumlah yang ditawarkan juga akan naik. Sedangkan bila harga turun, maka jumlah yang ditawarkan juga turun”

Misalnya: Ketika harga jeruk 1kg = Rp 15.000, maka jumlah yang ditawarkan dalam sehari adalah 13kg. Ketika harga jeruk 1kg = Rp 18.000, maka jumlah penawaran jeruk dalam sehari akan mengalami peningkatan yaitu 20 kg.

Mengapa kasus di atas bisa terjadi? Karena adanya si penjual berpikir, jika harga penawaran terhadap jeruk meningkat kemungkinan besar laba yang nantinya akan diperoleh juga meningkat.

Pergeseran kurva penawaran adalah dari kiri atas ke kanan bawah, tergantung pada harga yang ditawarkan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi hukum penawaran, antara lain:

  • Harga barang itu sendiri
  • Harga barang substitusi
  • Teknologi
  • Biaya produksi
  • Pajak
  • Ekpektasi di masa yang akan datang
  • Pajak

Itulah penjelasan singkat tentang pengertian ceteris paribus dalam ekonomi. Semoga kalian bisa menjelaskan pengertian ceteris paribus dalam hukum permintaan dan penawaran secara umum ya ! Baca juga pengertian ceo dan founder 🙂