1. Pengertian daftar pustaka dan catatan kaki beserta contohnya itu seperti apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan daftar pustaka dan catatan kaki ?
  3. Apa arti kata daftar pustaka dan catatan kaki ?
  4. Apa itu daftar pustaka dan catatan kaki ?
  5. Apa perbedaan daftar pustaka dan catatan kaki ?

Pengertian Daftar Pustaka dan Catatan Kaki Menurut Para Ahli


Arti daftar pustaka dan catatan kaki adalah :

Pengertian daftar pustaka adalah suatu susunan daftar yang terdiri dari semua sumber kutipan yang terperinci dan diurutkan berdasarkan abjad. (Vigih Hery Kristanto : 2018) 

Pengertian catatan kaki adalah suatu keterangan atas teks karangan yang ditempatkan pada kaki halaman karangan yang bersangkutan (Gorys Keraf : 1994)

Pengertian catatan kaki adalah catatan di kaki halaman (Footnotes) yang dipakai untuk mencantumkan keterangan yang panjang atau memberikan penjelasan tambahan. (Nurul Hidayah, M.Pd : 2016)


Apa fungsi daftar pustaka dan catatan kaki ? Bagaimana contoh penulisan daftar pustaka dan catatan kaki yang benar ?

Di bagian akhir sebuah buku, artikel, jurnal, atau jenis tulisan lainnya kita akan mendapati daftar pustaka. Secara umum pengertian daftar pustaka adalah daftar yang berisi keterangan mengenai sumber-sumber atau rujukan tulisan yang digunakan penulis dalam membuat tulisan. Fungsi daftar pustaka adalah agar para pembaca dapat mengetahui dari mana saja sumber informasi dalam tulisan tersebut, tentunya di luar pemikiran, hasil pengamatan, dan pendapat pribadi penulis yang dituangkan dalam tulisan.

Daftar pustaka dapat dimanfaatkan oleh para pembaca untuk menelusuri atau mencari sumber-sumber suatu atau tulisan jika merasa tertarik atau membutuhkan. Selain itu pembaca juga bisa menilai kualitas tulisan berdasarkan kualitas sumber atau rujukan yang digunakan. Daftar pustaka juga merupakan bentuk penghargaan terhadap hak cipta buku atau tulisan yang dikutip atau diambil informasinya oleh penulis. Jika daftar pustaka tidak dicantumkan maka pembaca akan mengira bahwa semua isi tulisan tersebut merupakan hasil karya penulis.

Daftar pustaka memuat informasi mengenai buku atau tulisan yang dikutip meliputi nama penulis, judul tulisan, serta publikasi tulisan seperti nama penerbit, tahun terbit, dan kota tempat diterbitkan yang dibuat dengan format tertentu, yaitu :

NamaPenulis.TahunTerbit.Judul.KotaPenerbit:NamaPenerbit.

Dengan catatan nama penulis ditulis terbalik dimana nama belakang didahulukan kemudian baru diikuti nama depan serta dipisahkan dengan tanda koma. Untuk judul buku ditulis miring atau diberi garis bawah. Contohnya :

Sartika, Eli.2001.PengantarIlmuKomputer.Rengat:Media Utama.

Selain daftar pustaka ada pula catatan kaki yang juga merupakan keterangan khusus yang terdapat pada suatu buku atau tulisan. Bedanya catatan kaki biasanya langsung dicantumkan di bagian ahkir halaman atau akhir sebuah bab. Selain sebagai keterangan mengenai sumber tulisan yang dikutip, catatan kaki juga berisi keterangan dan komentar mengenai tulisan serta sebagai pedoman bagi penulis dalam membuat daftar bacaan.

Seperti daftar pustaka, catatan kaki memiliki format tertentu dalam penulisannya dimana catatan kaki diberi nomor sesuai urutan kemunculannya dalam tulisan. Contoh catatan kaki yang memuat sumber kutipan :

1Eli Sartika, Pengantar Ilmu Komputer, (Rengat:Media Utama, 2001), hlm. 260.

Jika ada beberapa catatan kaki yang berasal dari sumber yang sama maka kita tidak perlu menulisnya berulang kali, cukup dibuat sekali kemudian untuk catatan kaki selanjutnya digunakan :

  • ibid.

Digunakan jika catatan kaki tersebut memiliki sumber yang sama dengan catatan kaki yang telah dibuat sebelumnya dan tepat berada di atasnya. Contoh :

1Eli Sartika, Pengantar Ilmu Komputer, (Rengat:Media Utama, 2001), hlm. 260.

2ibid, h. 261.

  • op.cit.

Digunakan jika catatan kaki tersebut memiliki sumber yang sama dengan catatan kaki yang telah disebutkan sebelumnya namun telah disisipi oleh catatan kaki dari sumber yang lain. Contoh :

1Eli Sartika, Pengantar Ilmu Komputer, (Rengat:Media Utama, 2001), hlm. 260.

2Maruli, Pengantar Ilmu Komunikasi, (Rengat:Media Utama, 2002), hlm. 361.

3 Eli Sartika, op.cit., hlm. 355.

  • loc.cit.

Sama seperti op.cit, bedanya loc.cit digunakan jika catatan kaki bersumber dari buku dan halaman yang sama dengan catatan kaki sebelumnya. Contoh :

1Eli Sartika, Pengantar Ilmu Komputer, (Rengat:Media Utama, 2001), hlm. 260.

2Maruli, Pengantar Ilmu Komunikasi, (Rengat:Media Utama, 2002), hlm. 361.

3 Eli Sartika, loc.cit.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian daftar pustaka dan catatan kaki beserta contohnya. Semoga kalian bisa menjelaskan perbedaan daftar pustaka dan catatan kaki dan contohnya secara umum ya ! Baca juga pengertian koreografer dan koreografi 🙂