1. Pengertian danau tektonik dan vulkanik itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan danau tektonik dan vulkanik ?
  3. Apa arti danau tektonik dan vulkanik ?
  4. Apa itu danau tektonik dan vulkanik ?
  5. Apa perbedaan danau vulkanik dengan danau tektonik
  6. Apa contoh danau tektonik dan vulkanik di Indonesia ?

Pengertian Danau Tektonik dan Danau Vulkanik Menurut Para Ahli


Arti danau tektonik dan danau vulkanik adalah :

Pengertian danau tektonik adalah danau yang terbentuk karena adanya tenaga tektonik yang menyebabkan terbentuknya permukaan bumi yang lebih rendah dari daerah yang berada di sekitarnya. Pengertian danau vulkanik adalah danau yang terbentuk akibat dari letusan gunung api. Pengertian danau tektovulkanik adalah danau yang terbentuk akibat bekerjanya tenaga vulkanik dan tenaga tektonik pada suatu tempat. (Sapto Wasono, S.Pd Agus Bustanul : 2012 – pengertian danau vulkanik tektonik dan tektovulkanik) 


Apa pengertian danau tektonik dan contohnya ? Bagaimana danau tektonik terjadi? Danau merupakan salah satu objek wisata air yang banyak dikunjungi para wisatawan. Selain menyaksikan keindahan alam di sekitarnya kita juga dapat melakukan berbagai kegiatan menyenangkan di danau, mulai dari memancing, berperahu, banana boat, ski air, dan lain sebagainya.

Pada dasarnya sebuah danau terbentuk secara alami yang disebabkan oleh berbagai peristiwa alam, meskipun ada juga danau yang memang sengaja dibangun oleh manusia untuk tujuan tertentu seperti untuk membuat bendungan, waduk, atau kawasan wisata.

Diantara peristiwa alam yang menyebabkan terbentuknya sebuah danau adalah aktivitas gunung berapi. Letusan gunung berapi yang cukup besar mengakibatkan terlontarnya berbagai macam material gunung dalam jumlah besar sehingga menimbulkan cekungan di daerah bekas letusan tersebut.

Cekungan ini kemudian terisi air baik air hujan atau sumber air lainnya sehingga membentuk sebuah danau yang disebut dengan danau vulkanik. Contoh danau vulkanik adalah Kelimutu, danau Tiga Warna, danau Batur, serta danau Segara Anak.

Untuk menentukan apakah suatu danau termasuk danau vulkanik dapat dilakukan dengan meneliti kondisi tanah di sekitar danau. Tanah di sekitar danau vulkanik biasanya masih mengandung sisa-sisa material dari gunung berapi. Selain itu danau vulkanik juga dapat ditandai dengan adanya sumber air panas dengan kandungan belerang di danau tersebut.

Selain aktivitas vulkanik gunung berapi, peristiwa tektonik berupa pergerakan lapisan kerak bumi juga dapat menyebabkan terbentuknya sebuah danau yang disebut dengan danau tektonik.

Seperti saat terjadi gempa bumi, terjadi pergerakan lapisan kerak bumi yang menimbulkan patahan, lipatan, atau lekukan sehingga lapisan tanah menjadi turun dan membentuk cekungan. Cekungan ini kemudian terisi dan dialiri air sehingga menjadi danau.

Beberapa contoh danau tektonik dan daerahnya yang ada di Indonesia antara lain danau Tondano, danau Tempe, danau Singkarak, danau Towuti, danau Takengon, serta danau Maninjau.

Baik jenis danau tektonik maupun vulkanik dapat dengan mudah kita temui di Indonesia karena Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak gunung berapi dan rawan terjadinya gempa bumi. Mulai dari ujung barat hingga timur tersebar berbagai danau tektonik dan vulkanik yang menjadi salah satu kekayaan dan keindahan alam Indonesia.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian danau tektonik dan vulkanik serta contoh danau tektonik dan vulkanik. Semoga kalian bisa menjelaskan perbedaan danau tektonik dengan danau tektovulkanik secara umum ya ! Baca juga pengertian danau buatan 🙂