1. Pengertian demoralisasi dalam sosiologi itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan demoralisasi ?
  3. Apa arti kata demoralisasi ? Apa itu demoralisasi ?
  4. Apa pengertian demoralisasi dan contohnya ?
  5. Apa penyebab demoralisasi di kalangan masyarakat ?

Pengertian Demoralisasi Menurut Para Ahli


Arti demoralisasi adalah :

Pengertian demoralisasi adalah merosotnya atau menurunnya moral / akhlak seseorang yang tercermin pada perilaku yang bertentangan dengan norma dan nilai di dalam  masyarakat. Contoh demoralisasi adalah pencurian, pembunuhan, pergaulan bebas dsb. Demoralisasi perlahan-lahan akan meningkatkan kriminalitas di dalam suatu masyarakat. (Ahmad Muslid dkk : 2015)

Definisi demoralisasi adalah kondisi dimana moral tak lagi menjadi pegagangan hidup dalam melakukan suatu tindakan. Orang yang terjangkit penyakit demoralisasi dapat dikatakan sebagai manusia yang bejat yang tak lagi menghiraukan aturan moral serta norma yang berlakuk di dalam kehidupannya. (Prof. Dr. H. Duski Samad, M.A g : 2013)


Saat ini, peradaban manusia semakin buram saja. Hal ini bisa dilihat dari perbuatan manusia yang semakin hari semakin tidak karuan. Manusia mengalami penurunan moralitas yang membuat nilai dan martabat manusia juga ikut merosot dalam berbagai segi kehidupan. Walaupun sudah diberlakukan aturan, hukum, dan norma tetap saja hal tersebut tidak dihiraukan.

Hanya sebagian orang saja yang saat ini masih taat sama peraturan, hukum, dan norma yang berlaku. Dan sebagian lagi bertindak sesuka hati dan hidup berdasarkan nafsu yang ada dalam dirinya sehingga mereka sering melanggar hukum, norma, dan aturan agama yang berlaku. Orang seperti inilah yang dianggap terjerat dalam kasus demoralisasi.

Jadi apa pengertian demoralisasi dalam sosiologi ? Pengertian demoralisasi adalah penyelewengan terhadap aturan atau norma yang berlaku di dalam kehidupan. Semakin besar dampak globalisasi di dalam diri seseorang, akan mempermudah dirinya untuk terdemoralisasi.

Ada beberapa ciri ciri demoralisasi / indikasi yang dapat dijadikan sebagai ukuran bahwa suatu negara terkena demoralisasi, diantaranya:

  • Meningkatnya kualitas dan kuantitas dari kasus pencurian, pemerkosaan, pembunuhan, dan lain sebagainya.
  • Banyak timbul tindakan anarkis dimana-mana, seperti pembakaran tempat ibadah, rumah, merusak sarana dan prasarana umum, dan sebagainya.
  • Meningkatnya tindak korupsi
  • Terjadinya pergaulan bebas
  • Tingkat penggunaan dan pengedaran narkoba yang semakin bertambah dari tahun ke tahun
  • Terjadinya konflik sosial baik secara vertikal maupun horizontal

Adapun penyebab demoralisasi di kalangan masyarakat menjadi semakin marak terjadi, diantaranya:

  • Peningkatan angka pertumbuhan penduduk yang menyebabkan tidak sesuainya jumlah pekerjaan yang ditawarkan dengan jumlah penduduk yang mencari kerja.
  • Krisis ekonomi yang tak kunjung usai
  • Pemerintah yang tidak berhasil memenuhi tuntutan rakyatnya
  • Meningkatnya sikap malas, boros, tidak disiplin, dan acuh tak acuh terhadap apa yang terjadi di sekelilingnya.
  • Meningkatnya angka kemiskinan di masyarakat yang menyebabkan munculnya kasus pencurian.
  • Ketidakpatuhan terhadap ajaran agama

Apa dampak negatif dari demoralisasi? Dampak negatif demoralisasi antara lain:

  • Kasus terorisme dimana-mana
  • Kasus perdagangan anak di bawah umur
  • Kenakalan remaja yang tidak dapat dibendung lagi
  • Kemiskinan

Bagaimana cara mengatasi demoralisasi ? Untuk mengatasi demoralisasi, ada beberapa solusi yang dapat dilakukan, diantaranya:

  • Aktif dalam kegiatan-kegiatan yang berbau positif seperti mengikuti ekstrakurikuler di sekolah, mengikuti pengajian, dan rajin beribadah.
  • Memanfaatkan keluarga, teman, guru, dan sekolah sebagai sarana untuk bersosialisasi dan curhat atas masalah yang tengah dihadapi.

Itulah penjelasan singkat tentang pengertian demoralisasi dalam sosiologi. Semoga kalian bisa memahami pengertian demoralisasi dan contohnya secara umum ya ! Baca juga pengertian amalgamasi dalam sosiologi 🙂