1. Pengertian dolmen dan menhir itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan dolmen dan menhir ?
  3. Apa arti kata dolmen dan menhir ?
  4. Apa itu dolmen dan menhir ?
  5. Apa perbedaan dolmen dan menhir ?

Pengertian Dolmen dan Menhir Menurut Para Ahli


Arti dolmen dan menhir adalah :

Pengertian dolmen adalah suatu bangunan semacam meja dari batu yang berkaki batu utuh dan digunakan sebagai pelinggih roh atau tempat sesajian. Daerah tempat ditemukannya dolmen yaitu Tegurwangi, Batu Cawang, dan Pagerdewa (di SUMSEL).

Pengertian menhir adalah tugu batu yang diletakkan dengan sengaja di suatu tempat. Fungsi menhir adalah untuk memperingati sekaligus menjadikannya tempat untuk memuja roh nenek moyang. Lokasi menhir yang pernah ditemukan antara lain di Pasemah Sumsel, lembah leles garut, kosala dan lebakbedug banten. (Drs. Anwar Kurnia & Drs. H. Moh. Suryana : 2007) 


Sudah menjadi fitrah manusia untuk bertuhan, menyadari bahwa ada kekuasaan tertinggi yang mengatur alam semesta. Betapa tidak, sejak zaman dahulu ketika manusia belum mengenal tulisan dan peradaban manusia telah memiliki kepercayaan terhadap roh-roh leluhur, mereka telah melakukan pemujaan terhadap roh-roh nenek moyang mereka.

Hal ini terbukti dengan adanya berbagai benda peninggalan masa prasejarah yang berhubungan dengan pemujaan terhadap roh leluhur. Diantaranya dolmen dan menhir yang berasal dari masa megalithikum awal atau masa dimana manusia sudah mampu membuat berbagai peralatan dari batu dengan ukuran yang besar. Apa fungsi dolmen dan menhir ?

Dolmen adalah sebuah meja yang terbuat dari batu yang berfungsi sebagai tempat untuk meletakkan sesaji untuk arwah leluhur. Sesaji ini sebagai bentuk pemujaan dimana hal ini masih dapat kita temukan hingga zaman sekarang. Terkadang bagian bawah dolmen digunakan sebagai kuburan batu bagi orang yang sudah meninggal. Agar mayat tersebut tidak dimakan binatang buas, penyangga atau kaki dolmen dibuat sangat rapat. Selain di Indonesia, para arkeolog juga menemukan dolmen di berbagai daerah di dunia seperti di Asia, Eropa, dan Afrika, khususnya di daerah-daerah pesisir pantai.

Ada beragam ukuran dolmen yang ditemukan, ada yang kecil dengan ukuran 325 (panjang) x 145 (lebar) x 115 (tinggi) cm seperti yang ditemukan di Telagamukmin, Sumberjaya, daerah Lampung Barat. Ada pula yang berukuran sangat besar yang ditaksir memiliki berat berton-ton seperti yang ditemukan di pulau Sumba. Selain ukuran yang sangat besar, diketahui bahwa pembuatan dolmen di pulau Sumba memiliki keunikan dimana seluruh proses pembuatannya dilakukan dengan aturan tertentu layaknya upacara adat. Mulai dari proses pencarian batu sebagai bahan pembuatan dolmen, pengangkutan batu tersebut ke lokasi pendirian dolmen, hingga upacara memasukkan mayat ke bawah dolmen merupakan serangkaian kegiatan yang menjadi satu kesatuan dan tidak dapat dipisahkan.

Selain dolmen ada pula menhir. Menhir adalah batu tunggal yang ditatah hingga berbentuk memanjang seperti tugu dan diletakkan pada posisi tegak di atas tanah, namun ada juga beberapa tradisi yang meletakkan menhir telentang di atas tanah. Menhir biasanya dibuat berukuran besar dan dijadikan sebagai tempat pemujaan dan penyembahan terhadap roh leluhur. Ada pula menhir yang dihiasi pahatan berupa figur tertentu atau hiasan-hiasan lainnya yang disebut dengan menhir arca. Selain tersebar di Indonesia menhir dapat pula kita temukan di berbagai belahan dunia seperti Eropa, Afrika Barat, Timur Tengah, Korea, dan India.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian dolmen dan menhir. Semoga kalian bisa menjelaskan apa yang dimaksud dengan dolmen sarkofagus menhir dan punden berundak secara umum ya ! Baca juga pengertian long march 🙂