1. Pengertian dualisme kepemimpinan itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan dualisme kepemimpinan ?
  3. Apa arti kata dualisme kepemimpinan ?
  4. Apa itu dualisme kepemimpinan ?
  5. Apa pengertian dualisme kepemimpinan nasional pada saat pembentukan kabinet ampera?

Pengertian Dualisme Kepemimpinan Nasional


Meskipun ini tidak mungkin namun apa yang terjadi jika ada dua tuhan yang menguasai alam semesta? Tidak terbayang akan seperti apa jadinya alam semesta, mungkin akan ada kehancuran di mana-mana. Mengapa demikian? Karena ada dua kekuatan maha besar yang kemauannya belum tentu sama, misalnya tuhan yang satu ingin membuat bumi berbentuk bulat namun tuhan yang satu lagi justru ingin membuat bumi berbentuk segi empat, hasilnya kehancuran bumi karena kedua tuhan saling bertengkar mengenai bentuk bumi.

Demikian pula dengan pemimpin, suatu institusi atau organisasi tidak akan bisa dipimpin oleh dua orang pemimpin. Hanya boleh ada satu pemimpin sebagai pemegang tampuk kepemimpinan, seseorang yang disepakati dan ditunjuk bersama yang akan diikuti langkahnya dan ditaati keputusannya.

Namun ada kalanya pada suatu organisasi atau kelompok terjadi dualisme kepemimpinan. Secara umum, pengertian dualisme kepemimpinan adalah kondisi dimana ada dua orang pemimpin dengan kewenangan yang sama yang memimpin suatu organisasi. Akibatnya akan ada dua pemikiran dan kekuasaan berbeda sehingga anggota organisasi terbelah menjadi dua kubu yang pada akhirnya menyebabkan kehancuran organisasi.

Mengapa ini bisa terjadi? Diantaranya karena adanya ketidakpuasan sebagian anggota organisasi terhadap kepemimpinan yang sedang berjalan sementara ada satu sosok yang dinilai sebagian anggota organisasi lebih pantas sebagai pemimpin.

Contohnya seperti dualisme kepemimpinan nasional yang terjadi di Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Soekarno tahun 1966-1967. Pada masa ini terjadi dualisme kepemimpinan di Indonesia dimana Presiden Soekarno sebagai pemimpin pemerintahan yang sah dan Letjen Soeharto sebagai pengemban supersemar.

Meskipun yang menjadi pemimpin pemerintahan adalah Presiden Soekarno namun pelaksanaan kepemimpinan dan tugas-tugas harian pemerintahan justru lebih banyak ditangani oleh Letjen Soeharto. Akibatnya kondisi politik nasional menjadi memanas hingga akhirnya Presiden Soekarno mengundurkan diri dan MPRS melantik Letjen Soeharto sebagai Pejabat Presiden Republik Indonesia.

Sehingga dapat dikatakan tidak ada dualisme kepemimpinan yang dapat bertahan lama. Selalu timbul konflik pada organisasi dengan dualisme kepemimpinan. Untuk menyelesaikan konflik dan menghindari perpecahan organisasi biasanya diadakan pertemuan-pertemuan dengan bantuan pihak ketiga sehingga ditemui titik tengah sebagai jalan penyelesaian. Namun jika tidak ada jalan tengah yang disepakati akan mengakibatkan kehancuran organisasi, organisasi dapat terbelah dua seperti yang menimpa beberapa partai politik belum lama ini.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian dualisme kepemimpinan nasional . Semoga kalian bisa menjelaskan pengertian dualisme kepemimpinan nasional pada masa orde lama secara umum ya ! Baca juga pengertian liberal dan komunis 🙂