1. Pengertian dusta menurut islam itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan dusta ?
  3. Apa arti kata dusta ? Apa itu dusta ?
  4. Apa pengertian dusta dan dampaknya ?
  5. Apa pengertian dusta secara bahasa dan istilah ?

Pengertian Dusta Menurut Para Ahli


Arti dusta adalah :

Pengertian dusta adalah ekspresi palsu, baik dalam ucapan ataupun dalam tindakan. Orang berdusta akan mengucapkan sesuatu yang sama sekali tidak sesuai dengan apa yang dia pikirkan dan perbuat, karena hal tersebut bersumber pada ego manusia. (Wimanjaya K. Liotohe : 1997)

Definisi dusta adalah induk dari segala dosa (Buya Hamka dalam “Bohong di Dunia” yang dikutip dari Ibn Al-Muqoffa’)

Pengertian bohong atau dusta menurut istilah bahasa arab adalah al-kadzib yaitu perkataan yang tidak sesuai dengan sesuatu yang diucapkannya yang merupakan lawan dari shidiq (ash-shidqu) yang artinya jujur atau benar. 


Salah satu dosa atau kesalahan yang banyak dan cukup sering dilakukan manusia adalah berdusta atau berbohong. Eit..jangan marah dulu. Coba, apa ada di antara para pembaca yang berani mengklaim bahwa dirinya tidak pernah berdusta sama sekali? Meskipun ada, saya cukup yakin jumlahnya tidak banyak. Ya, seringkali kita menyepelekan dusta dan menganggap biasa melakukan kebohongan-kebohongan kecil. Contohnya saja ketika janjian dengan teman dan teman menanyakan dimana posisi kita, kita mengatakan sudah dekat padahal kita baru saja mau berangkat ke tempat tujuan.

Semua informasi yang kita berikan yang tidak sesuai dengan kebenaran atau kenyataannya disebut dengan dusta. Baik yang kita informasikan secara lisan maupun melalui isyarat seperti anggukan atau gelengan. Dusta merupakan sikap tercela dan berdosa dalam pandangan agama manapun. Bahkan dalam agama islam pendusta dikategorikan ke dalam golongan orang munafik.

Apa dampak dari perbuatan dusta? Sekali kita berdusta kita akan terus terpaksa berdusta untuk menutupi dusta sebelumnya. Seperti yang dikatakan orang, menutupi kebohongan dengan kebohongan.

Begitu tercelanya sikap dusta karena ada keburukan di dalamnya baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Bagi pendusta pertama sekali batinnya tidak akan tenang, ia akan selalu cemas jika kebohongannya terbongkar. Kemudian jika kebohongannya telah terbongkar maka tidak akan ada lagi orang yang mau mempercayainya.

Jika sudah begitu alamat sempit dunianya, kemana pergi tidak ada orang yang percaya. Sementara orang yang dibohongi tentu sakit hatinya ketika tahu ia dibohongi. Ia juga akan dirugikan sehubungan dengan kebohongan yang ia terima, seperti pada contoh di atas dimana si teman yang menunggu lama harus menyia-nyiakan waktunya untuk menunggu.

Tidak hanya kepada orang dewasa, berdusta kepada anak kecil juga dilarang. Seperti membujuk anak yang meminta ikut dengan orangtuanya yang akan pergi bekerja dengan mengatakan hanya akan pergi sebentar, kenyataannya si orangtua baru pulang ketika hari sudah sore. Tidak hanya berdusta namun kita juga telah mengajarinya berdusta sehingga jangan heran jika suatu hari anak juga akan berdusta kepada kita.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian dusta menurut islam. Semoga kalian bisa menjelaskan pengertian dusta secara umum ya ! Baca juga pengertian fardhu kifayan dan fadhu ain 🙂