1. Pengertian enzim dan koenzim itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan enzim dan koenzim ?
  3. Apa arti kata enzim ? Apa itu enzim dan koenzim ?
  4. Apa peranan dan sifat enzim dan koenzim ?
  5. Apa pengertian enzim dan fungsinya

Pengertian Enzim dan Koenzim Menurut Para Ahli


Arti enzim dan koenzim adalah :

Pengertian enzim adalah sebuah istilah umum untuk katalis protein yang dibentuk di dalam sel-sel makhluk hidup. Dengan kata lain arti enzim adalah sebuah unsur yang sangat diperlukan oleh makhluk hidup supaya dapat bertahan hidup. (Hiromi Shinya, Md : 2008)

Definisi enzim adalah protein yang terkait dengan reaksi kimia dalam suatu organisme hidup. (Yayasan Spiritia : 2015)

Pengertian koenzim adalah kofaktor yang berupa molekul organik kecil yang merupakan bagian enzim yang larut dalam air, tahan panas, mengandung ribose dan fosfat, serta bisa bersatu dengan apoenzim yang akan membentuk holoenzim. (Rika Andriyani dkk : 2015)

Definisi koenzim adalah senyawa organik yang berasosiasi dengan apoenzim dan bersifat sesaat (sementara, tidak permanen), biasanya berlangsung pada saat proses katalisis. (R. Susanti dkk : 2015)


Sadar atau tidak setiap saat terjadi berbagai reaksi kimia di dalam tubuh makhluk hidup. Jika diibaratkan sebuah pabrik maka tubuh makhluk hidup adalah pabrik yang beroperasi selama 24 jam non stop. Mulai dari bernapas, menelan ludah, duduk, berjalan, mengunyah makanan, memproses makanan, fotosintesis pada tumbuhan, bahkan tidur sekalipun semuanya mengandalkan berbagai reaksi di dalam tubuh.

Agar seluruh reaksi ini berjalan dengan lancar, lebih cepat, dan efisien maka makhluk hidup membutuhkan enzim. Lantas apa pengertian enzim dan contohnya?

Enzim adalah senyawa protein yang bertugas untuk mempercepat proses berbagai reaksi kimia tersebut. Meskipun terlibat dalam suatu reaksi kimia namun enzim tidak ikut diproses atau bereaksi, ia hanya berperan untuk mempercepat reaksi kimia tersebut.

Kebanyakan enzim bekerja untuk reaksi kimia tertentu saja dan karena ada begitu banyak reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup maka ada banyak juga jenis enzim yang dibutuhkan. Diantaranya enzim amilase, sukrosa, selulose, laktosa, maltosa, dan masih banyak lagi.

Enzim-enzim ini pada dasarnya dapat diproduksi sendiri oleh tubuh namun berbagai faktor seperti usia dapat mempengaruhi kemampuan tubuh dalam memproduksi enzim yang menyebabkan seseorang mengalami kekurangan enzim. Kekurangan enzim pada manusia ditandai dengan gejala-gejala seperti sering bersendawa, gatal, sulit buang air besar, mual, lambung terasa penuh, hingga alergi.

Dalam menjalankan fungsinya sebagian enzim membutuhkan bantuan kofaktor, yaitu molekul-molekul organik non protein atau ion-ion logam agar suatu enzim dapat aktif dan beraktivitas penuh. Ketika bekerja kofaktor ini berikatan dengan enzim, setelah pekerjaannya selesai ada kofaktor yang masih berikatan kuat dengan enzim dan ada pula yang langsung memisahkan diri atau terlepas dari enzim. Kofaktor yang terakhir disebut dengan koenzim.

Apa itu koenzim? Arti koenzim adalah jenis kofaktor yang tersusun atas molekul organik non protein yang banyak didapatkan dari vitamin seperti vitamin B kompleks, contohnya CoA atau koenzim A yang berasal dari vitamin B3 (asam pantotenat)  dan NAD+ yang berasal dari vitamin B3 (niasin).

Ketika membantu enzim dalam mengkatalisasi suatu reaksi, koenzim mengalami modifikasi dan untuk dapat bekerja kembali koenzim ini harus dirubah ke bentuk awalnya. Untuk melakukan perubahan ini biasanya koenzim memerlukan bantuan yang dikatalisasi pula oleh enzim lain.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian enzim dan koenzim serta fungsi enzim dan koenzim. Semoga kalian bisa menjelaskan perbedaan enzim dan koenzim secara umum ya ! Baca juga pengertian apoenzim 🙂