1. Pengertian epigrafi dalam sejarah itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan epigrafi ?
  3. Apa arti kata epigrafi ? Apa itu epigrafi ?
  4. Apa pengertian epigrafi sejarah & tujuan epigrafi ?

Pengertian Epigrafi Dalam Sejarah


Arti epigrafi dalam sejarah adalah :

Kita semua pernah belajar sejarah bukan? Pasti kenal sama istilah yang satu ini. Yup epigrafi! Epigrafi berasal dari bahasa Yunani epi-graphē yang berarti tulisan atau prasasti.

Pengertian epigrafi adalah ilmu yang mempelajari tentang berbagai benda-benda tertulis pada masa lampau sebagai bagian dari peninggalan sejarah. Salah satu contohnya adalah bangunan kuno, nisan, artefak-artefak, dan prasasti. Epigrafi merupakan cabang dari ilmu arkeologi.

Ilmu epigrafi cakupannya sangatlah luas, tidak hanya pada aksara dan tulisan kuno saja, melainkan juga membahas hubungan antara prasasti dan raja yang ada pada masa itu. Dalam ilmu epigrafi, prasasti adalah kajian utamanya.

Penelitian terhadap sebuah prasasti sangat penting dilakukan, dari dulu hingga sekarang kurang lebih ada sekitar 50% dari prasasti yang berhasil diteliti. Diharapkan dari penelitian prasasti, kita sedikit mengetahui peristiwa apa saja yang terjadi dalam kehidupan manusia di masa lampau. Namun prasasti tidak dapat dijadikan seutuhnya sebagai alat perekam semua kejadian di masa lalu.

Lalu apa tujuan epigrafi? Tujuan utamanya adalah pembacaan terhadap aksara kuno dengan tidak sedikit pun kesalahan. Namun sebuah tulisan prasasti akan sukar dibaca jika umur prasasti tersebut sudah tua sehingga huruf-huruf di dalamnya juga rusak, akibatnya seorang ahli epigrafi harus berulang kali membacanya sehingga dihasilkan pembacaan yang sempurna dan memuaskan.

Selain rusak dan tua, mungkin saja huruf dalam prasasti tersebut sudah tidak dipakai lagi, dan adanya perubahan penulisan akibat perkembangan zaman. Selain membaca tulisan dalam prasasti, seorang ahli epigrafi juga harus bisa menentukan asal tulisan tersebut, usia dari tulisan, dan kesalahan apa saja yang terdapat dalam penulisan di prasasti tersebut.

Ahli ilmu epigrafi disebut epigraf. Salah satu nama epigraf yang ada di Indonesia adalah Prof. Dr. Boechari. Beliau adalah pembaca sumber-sumber sejarah yang tertuis pada batu dan logam di masa lampau. Menurut Boechari, saat ini seorang epigraf bukan hanya bertugas untuk menganalisa tulisan, huruf kuno, dan meneliti jenis prasasti yang belum diterbitkan, melainkan juga harus dapat untuk meneliti ulang prasasti-prasasti yang baru saja terbit dalam transkrip sementara.

Tidak berhenti disitu saja, seorang epigraf juga harus mempu untuk menerjemahkan tulisan prasasti tersebut ke dalam bahasa yang mudah dipahami, yang nantinya diharapkan dapat digunakan oleh para pelajar baik itu siswa, mahasiswa, khususnya para ahli sejarah yang akan menggunakan keterangan dalam prasasti untuk menambah ilmu pengetahuan.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian epigrafi dalam sejarah. Semoga kalian bisa memahami pengertian epigrafi dan numismatik dalam sejarah ya ! Baca juga pengertian ikonografi 🙂