1. Pengertian etika profesi secara umum itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan etika profesi ?
  3. Apa arti kata etika profesi ? Apa itu etika profesi ?
  4. Apa prinsip etika profesi ?
  5. Apa fungsi etika profesi / tujuan etika profesi ?

Pengertian Etika Profesi Menurut Para Ahli


Pengertian etika profesi adalah suatu sumber aturan moral yang dijadikan pedoman bagi para anggota profesi dalam menjalankan profesinya. (M. Said Saile : 2003)

Definisi etika profesi adalah suatu sikap etis sebagai bagian integral dari sikap hidup pengemban profesi dalam menjalankan kehidupan. Contoh profesi adalah pada bidang kedokteran, farmasi, pendidik dsb. (Prof. Dr. dr. Eryati Darwin, PA (K), dkk : 2015)

Pengertian etika profesi adalah bagian dari etika terapan atau etika khusus yang membahas berbagai masalah etika yang terkait dengan profesi yang dijalani oleh seseorang. (Dr. Abd. Haris : 2010)

Arti etika profesi adalah keseluruhan tuntutan moral yang terkena pada pelaksanaan sebuah profesi (Sandi I. Siregar : 1998)

Pengertian etika profesi adalah etika moral yang khusus diciptakan untuk kebaikan jalannya profesi yang bersangkutan, hal ini dikarenakan setiap profesi mempunyai sifat / ciri, identitas, dan standar profesi tersendiri yang sesuai dengan kebutuhan profesi masing-masing. (Purwoto S. Gandasubrata : 1996)

Pengertian etika profesi adalah suatu pernyataan komprehensif dari profesi yang memberikan tuntunan bagi para anggotanya untuk melaksanakan praktik dalam bidang profesinya baik yang berhubungan dengan klien / pasien, masyarakat, keluarga, teman sejawat, profesi serta dengan dirinya sendiri. (Gita Farelya dan Nurrobikha : 2018) 


Kita mengenal bermacam-macam jenis profesi yang dilakoni manusia, ada profesi sebagai dokter, pengacara, tentara, chef atau koki, teknisi pada bidang tertentu, dan lain sebagainya. Agar dapat menjalani profesi-profesi tersebut diperlukan pengetahuan dan keahlian yang memerlukan proses pembelajaran dan pelatihan.

Seperti untuk menjadi seorang dokter kita harus menempuh jenjang pendidikan sarjana kedokteran yang diteruskan dengan co-ass atau dokter muda. Setelah itu si calon dokter masih harus menjalani ujian kompetensi dokter yang dilanjutkan dengan sumpah dokter hingga akhirnya ia resmi menyandang titel sebagai dokter. Hal ini menunjukkan bahwa profesi tidak sama dengan pekerjaan. Meskipun setiap profesi adalah pekerjaan yang dapat menghasilkan imbalan namun tidak semua pekerjaan dapat kita kategorikan sebagai profesi.

Profesi yang dilakoni seseorang tentu berpengaruh kepada masyarakat umum sebagai pengguna jasa mereka. Apalagi untuk profesi-profesi yang sifatnya vital seperti dokter yang pekerjaannya berhubungan dengan nyawa orang lain atau tentara yang pekerjaannya berhubungan dengan keamanan negara. Untuk itu perlu yang namanya etika profesi.

Pendek kata, pengertian etika profesi adalah suatu sikap hidup pelaku profesi dalam menjalani profesinya untuk melayani orang lain secara profesional dan sesuai dengan aturan atau batasan yang telah disepakati atau ditentukan.

Agar setiap pelaku profesi dapat menerapkan etika profesi maka dibuatlah kode etik profesi yang berisi aturan-aturan main dalam menjalani suatu profesi. Aturan main inilah yang akan menjadi patokan apakah seorang pelaku profesi telah bersikap profesional atau sebaliknya. Dan jika ia terbukti bertindak atau bersikap tidak profesional dalam menjalani profesinya maka ia bisa diadukan ke instansi atau asosiasi profesi tempat ia bernaung sehingga dapat diproses sesuai peraturan masing-masing.

Secara umum ada tiga prinsip dalam etika profesi yang harus diterapkan oleh setiap pelaku profesi yaitu :

  • Tanggung jawab

Setiap pelaku profesi harus bertanggung jawab terhadap semua tindakan yang ia lakukan dalam menjalankan profesinya, baik proses pelaksanaan pekerjaannya hingga dampak yang ditimbulkan setelahnya. Contohnya seorang dokter yang harus dapat mempertanggungjawabkan semua tindakan medis yang ia lakukan terhadap pasien beserta akibat yang ditimbulkan

  • Keadilan

Setiap pelaku profesi harus menerapkan prinsip keadilan dalam menjalankan profesinya dimana semua orang memiliki hak-hak yang harus ditunaikan. Seperti seorang pengacara yang tidak boleh membeda-bedakan klien berdasarkan kemampuan mereka membayar

  • Otonomi

Setiap pelaku profesi memiliki kewenangan dan kebebasan dalam menjalani profesinya sesuai dengan aturan yang berlaku sehingga terbebas dari intervensi pihak mana pun. Contohnya seorang hakim yang harus dihormati keputusannya dan tidak boleh diintervensi oleh siapa pun.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian etika profesi menurut para ahli. Semoga kalian bisa menjelaskan pengertian etika profesi secara umum ya ! Baca juga pengertian filosofi kerja 🙂