1. Pengertian fotografi jurnalistik menurut para ahli itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan fotografi jurnalistik (photojournalism) ?
  3. Apa perbedaan fotografi jurnalistik dan jurnalistik fotografi ?
  4. Apa arti foto jurnalistik ?

Pengertian Fotografi Jurnalistik Menurut Para Ahli


Definisi fotografi jurnalistik adalah fotografi yang menjadi pendukung suatu berita tertentu atau malah menjadi berita itu sendiri. Foto yang dipakai untuk mendukung berita tersebut adalah foto terkait salah satu atau semua unsur berita yaitu 5W+1H. (Ahmad Faizin Karimi : 2012 – ‎Buku Saku Pedoman Jurnalis Sekolah: Panduan Praktis Mengelola Media)

Pengertian fotografi jurnalistik adalah jenis fotografi tujuannya adalah untuk memberitakan sebuah permasalahan yang sejujurnya kepada khalayak luas yang tidak dibuat-buat dan harus berdasarkan fakta yang ada. (Wilsen Way : 2014 dalam buku Human Interest Photography)

Fotografi jurnalistik adalah foto yang digunakan untuk kepentingan informasi yang mana dalam penyajiannya harus terdapat tulisan yang menerangkan isi dari foto tersebut (caption). (Bambang Karyadi : 2017) 


Foto jurnalistik: Berita dalam Bingkai Foto

Apa fungsi fotografi dalam surat kabar & tugas fotografer jurnalisti? Apa peran fotografi dalam jurnalisti?

Beberapa dari kita pasti sering membaca surat kabar atau koran yang biasanya menjadi rutinitas di setiap pagi. Kalau pun tidak, di jaman yang modern ini kita pasti juga sering mengakses portal berita online juga sebagai kebiasaan untuk mengetahui informasi terkini setiap hari. Pada artikel berita kerap dipadukan dengan foto yang menggambarkan situasi kejadian yang sebenarnya. Dengan foto ini bisa membantu pembaca untuk mengimajinasikan berita tersebut seperti nyata.

Foto yang inilah yang dapat disebut dengan foto jurnalistik. Dalam artian yang lebih terstruktur, foto jurnalistik diartikan sebagai foto yang memuat unsur-unsur berita, yakni 5 W dan 1 H. Serupa dengan artikel berita, foto jurnalistik juga setidaknya harus memuat unsur siapa subjek berita, dimana lokasi kejadian, apa yang telah terjadi, kenapa kejadian itu bisa terjadi, kapan terjadinya dan bagaimana kejadiannya. Semua aspek berita itu juga setidaknya harus ada di sebuah karya foto jurnalistik.

Apa perbedaan fotografi jurnalistik dan jurnalistik fotografi?

Foto jurnalistik berbeda dengan jurnalisme foto. Meskipun kalau kita dengar sekilas itu merupakan hal yang sama. Jurnalisme foto adalah kegiatan jurnalistik atau merangkum dan menginformasikan sebuah kejadian yang dituangkan dalam karya fotografi. Sedangkan pengertian foto jurnalistik adalah hasil karya foto yang mengandung aspek-aspek berita tersebut. Biasanya foto jurnalistik fungsinya untuk melengkapi artikel berita dalam surat kabar cetak maupun portal berita online. Adapun orang yang profesinya sebagai pengambil foto berita ini disebut foto jurnalis.

Namun kita juga harus paham bahwa tidak semua foto yang terbuat pada halaman surat kabar merupakan foto berita. Di dalam surat kabar pun tidak selalu artikelnya jenisnya berita langsung atau yang kita kenal dengan istilah straight news. Ada juga jenis artikel feature, yakni artikel yang ditulis untuk mempertajam informasi tertentu, menyentuh sisi humanis, mengungkap sisi lain atau sudut pandang lain, yang biasanya tidak ada waktu “basi” apabila tidak segera ditayangkan. Nah, foto yang digunakan untuk melengkapi artikel feature ini pun lebih tepat apabila disebut foto feature, bukan foto jurnalistik.

Oleh karena itu, foto jurnalistik biasanya menuntut para fotografernya untuk bekerja dengan cepat namun tepat, karena apabila tidak segera ditayangkan akan basi karena kejadiannya sudah berlalu lama. Beberapa topik foto jurnalistik diantaranya bertema politik, criminal, tragedi, olahraga dan ekonomi. Sedangkan topik yang diangkat pada foto feature biasanya bertema hiburan dan humanism. Tertarik untuk menjadi fotografer jurnalistik indonesia?


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian fotografi jurnalistik. Semoga kalian bisa menjelaskan pengertian fotografi jurnalistik secara umum ya!