1. Pengertian holding company dan contohnya itu apa sih ?
  2. Apa contoh holding company di indonesia ?
  3. Apa yang dimaksud dengan holding company ?
  4. Apa arti kata holding company ? Apa itu holding company ?
  5. Apa manfaat holding company ?

Pengertian Holding Company Menurut Para Ahli


Arti holding company adalah :

Pengertian holding company adalah perusahaan yang bertujuan untuk memiliki (menguasai) saham dalam satu atau lebih perusahaan lain dan/atau mengatur (mengendalikan) satu atau lebih perusahaan lain tersebut. (Fuady : 1999)


Pengertian holding company dan contohnya – Holding Company berasal dari bahasa Inggris yaitu: Holding yang artinya Pemegang dan Company: yang artinya Perusahaan.

Jadi secara sederhana pengertian Holding Company adalah perusahaan induk yang memiliki saham perusahaan anak dan berperan sebagai pemegang saham dengan tujuan, supaya dalam penggabungan antara perusahaan induk dan perusahaan anak (Subsidiary Company) berkemungkinan besar bisa meningkatkan kinerja perusahaan, bahkan terciptanya nilai pasar perusahaan. Yang dikenal dengan istilah “Market Value Creation”. Hubungan antara perusahaan induk dengan perusahaan anak disebut Affiliasi.

Pendek kata, pengertian Holding Company adalah perusahaan induk yang bisa membentuk suatu anak perusahaan yang bergerak pada bidang hulu, hilir ataupun jasa penunjang.

Apa manfaat holding company? Manfaat pembentukan holding company diharapkan bisa mendorong, membangun, mengelola, mengendalikan, mengkonsolidasikan, serta bisa mengkoordinasikan kinerja antar perusahaan. Holding Company di dalam setiap langkah perencanaan perusahaan harus dirumuskan secara jelas dan efektif. Dalam Holding Company, aspek- aspek strategisnya harus diperhatikan, seperti: aspek keuangan (financial), struktur organisasi dan juga SDM (Sumber Daya Manusia).

Setelah pembentukan, perencanaan serta aspek Holding Company ke depannya juga harus diperhatikan. Dalam sistem pengendalian manajemen (Management Control System), pihak manajemen harus melakukan perencanaan, pengukuran, pemantauan, pengendalian, dan auditing disertai akuntabilitas yang transparan demi tercapainya tujuan perusahaan.

Apa kelebihan dan kekurangan holding company ? Kelebihan dan kekurangan holding company adalah sebagai berikut :

Segi Pengendalian Perusahaan.

Untuk mengendalikan perusahaan lain caranya sangat gampang, holding company hanya tinggal membeli atau memiliki saham antara 20, 40 hingga 50 % perusahaan lain.

Segi Pengoperasian Perusahaan.

Dalam segi pengoperasian Holding Company, Holding Company terpisah secara hukum. Jadi antara perusahaan anak dengan perusahaan lainnya itu terpisah. Jadi, kegagalan sebuah perusahaan anak dapat ditutupi dengan keberhasilan perusahaan anak lainnya. Namun, Holding Company juga tetap mempunyai tanggung jawab terhadap seluruh perusahaan anaknya.

Segi Pemisahan Secara Hukum Antar Perusahaan.

Dalam segi pemisahan secara hukum antar perusahaan, maka beberapa perusahaan sejenis bisa dibentuk dalam satu Holding Company, seperti: perusahaan asuransi, bank dan lembaga keuangan lainnya.


CONTOH HOLDING COMPANY DI INDONESIA


Berikut ini adalah contoh nama perusahaan holding company di Indonesia :

  • PT Pupuk Indonesia Holding Company (Persero)
  • PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk
  • PT Medco Energi Internasional Tbk
  • PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum)
  • PT Bumi Resources Tbk
  • PT Danareksa
  • Hutama Karya
  • Astra International
  • Krakatau Steel
  • Japfa
  • Salim group
  • Maspion

Itulah penjelasan singkat tentang pengertian holding company dan contohnya. Semoga kalian bisa memahami pengertian holding company dalam badan usaha gabungan secara horizontal ya ! Baca juga pengertian pupuk urea 🙂