1. Pengertian lemak jenuh dan tak jenuh beserta contohnya itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan lemak jenuh dan tak jenuh ?
  3. Apa arti lemak jenuh dan tak jenuh ?
  4. Apa itu lemak jenuh dan tak jenuh ?
  5. Apa perbedaan lemak jenuh dan tak jenuh serta contohnya ?
  6. Apa contoh lemak jenuh dan tak jenuh dalam makanan ?

Pengertian Lemak Jenuh Dan Tak Jenuh Menurut Para Ahli


Arti lemak jenuh dan tak jenuh adalah :

Pengertian lemak jenuh adalah asam lemak yang mengandung asam-asam lemak jenuh yaitu yang tidak memiliki ikatan rangkap. Lemak jenuh banyak terdapat pada lemak hewani seperti lemak sapi dan lemak babi. Contoh asam lemak jenuh adalah asam butirat, asam laurat, asam kaproat, asam miristat, asam stearat, asam palmitat dll. (Agus Kamaludin : 2010)

Definisi lemak jenuh adalah lemak yang mayoritas asam lemaknya terdiri dari asam lemak jenuh. Lemak jenuh ini cenderung menaikkan kadar kolesterol dan trigliserida darah. (Yayasan Gema Pratasa : 1991)

Definisi lemak tak jenuh adalah lemak yang terdiri atas trigliserida dengan asam lemak tak jenuh yaitu terdapat ikatan rangkap. Contoh lemak tak jenuh adalah lemak trinolein yang berasal dari asam lemak asam linoleat yang terdapat pada ikan hiu. (Iis Rusmiati, S.Pd dkk : 2015)

Pengertian lemak jenuh adalah lemak yang tidak terdapat ikatan rangkap. Contoh lemak jenuh adalah Tripalmitin yang bersumber dari minyak kelapa dan Trimiristat yang berasal dari buah pala. (Iis Rusmiati, S.Pd dkk : 2015) 


Sebagian orang alergi dengan kata-kata lemak, istilah lemak selalu dikaitkan dengan kelebihan berat badan. Padahal lemak sama seperti karbohidrat, protein, dan zat-zat lainnya yang merupakan sumber nutrisi bagi tubuh dan memiliki banyak manfaat seperti membantu proses penyerapan vitamin dalam tubuh, menjaga kesehatan kulit, sumber energi, dan lain sebagainya.

Tubuh tanpa asupan lemak sama sekali juga tidak baik karena dapat mengganggu sistem kerja tubuh. Hanya saja jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan penumpukan lemak dalam tubuh sehingga dapat mengganggu penampilan dan kesehatan.

Sebagian kita mungkin pernah mendengar adanya istilah lemak jenuh dan lemak tak jenuh dimana lemak jenuh merupakan lemak buruk yang menjadi penyebab beberapa jenis penyakit sehingga tidak baik bagi kesehatan sementara lemak tak jenuh digembar-gemborkan sebagai lemak baik dan sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi dengan jumlah wajar tentunya.

Meskipun ada penelitian terbaru yang mengatakan tidak ada hubungannya antara asupan lemak jenuh dengan berbagai penyakit berbahaya seperti stroke dan diabetes.

Jadi apa itu lemak jenuh dan lemak tak jenuh ? Apa saja contoh makanan yang mengandung lemak jenuh dan tak jenuh ?

Lemak jenuh dianggap sebagai lemak jahat karena dapat meningkatkan kadar LDL atau kolesterol jahat dalam darah yang dituding sebagai penyebab berbagai penyakit.

Contoh lemak jenuh ini kebanyakan berasal dari hewan seperti daging merah, keju, ikan, susu, dan daging unggas. Namun ada juga sebagian yang berasal dari tumbuhan seperti lemak kakao, minyak kelapa, minyak sawit, dan mentega. Lemak ini berwujud padat pada suhu kamar.

Sebaliknya lemak tak jenuh dianggap lemak baik karena dapat menjaga kadar HDL atau kolesterol baik dalam darah sekaligus menurunkan kadar LDL sehingga tidak menumpuk dalam pembuluh darah yang dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya.

Contoh lemak tak jenuh ini kebanyakan didapatkan dari tumbuh-tumbuhan seperti kacang, buah avokad, ikan salmon, minyak biji bunga matahari, dan minyak zaitun. Kebalikan dari lemak jenuh, pada suhu kamar lemak tak jenuh berwujud cair.

Berdasarkan struktur kimianya lemak tak jenuh dapat dibedakan ke dalam dua kelompok yaitu lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda. Yang membedakan kedua jenis lemah tak jenuh ini adalah jumlah ikatan rangkap yang dimiliki sehingga sumber makanannya pun berbeda.

Lemak tak jenuh tunggal bisa kita dapatkan dari minyak kanola, minyak zaitun, serta kacang-kacangan dan biji-bijian. Sementara lemak tak jenuh ganda bisa didapatkan dari sayuran hijau, kedelai, avokad, dan lain sebagainya.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian lemak jenuh dan tak jenuh dan contohnya. Semoga kalian bisa menjelaskan perbedaan lemak jenuh dan tak jenuh beserta contohnya secara umum ya ! Baca juga pengertian darah tinggi dan darah rendah 🙂