1. Pengertian lemak nabati dan hewani beserta contohnya itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan lemak nabati dan hewani ?
  3. Apa arti lemak nabati dan hewani ? Apa itu lemak nabati dan hewani ?
  4. Apa perbedaan lemak nabati dan hewani beserta contohnya ?
  5. Sebutkan sumber lemak nabati dan hewani !

Pengertian Lemak Nabati Dan Hewani Menurut Para Ahli


Arti nabati dan hewani adalah :

Pengertian lemak hewani adalah lemak yang dihasilkan oleh hewan. Contoh lemak hewani adalah keju, daging, minyak ikan, mentega dan telur. Adapun pengertian lemak nabati adalah lemak yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Contoh lemak nabati adalah kacang tanah, kelapa dan margarin. Fungsi lemak atau manfaat lemak nabati dan hewani adalah sebagai sumber energi dan sebagai cadangan makanan. (Desy Ambarwati S.Pd & ‎Ratna Melawati : 2015) 


Jika kita perhatikan meja makan atau memikirkan kembali makanan yang masuk ke mulut kita mulai dari pagi hingga malam hari maka akan sangat sulit menghindari yang namanya lemak. Hampir semua makanan yang enak-enak mengandung lemak yang cukup tinggi.

Contohnya gorengan, berbagai makanan cepat saji, donat dengan berbagai toping, mie goreng, roti goreng, dan lain sebagainya. Sehingga tidak heran jika pada zaman sekarang begitu banyak orang muda yang menderita berbagai penyakit yang dulunya kebanyakan diderita oleh orang tua, contohnya stroke dan diabetes.

Jika dulu orang yang menderita penyakit ini biasanya berusia di atas 50 tahun namun sekarang di usia 30-an pun sudah ada orang yang terkena stroke.

Oleh karena itu kewajiban kita pribadi untuk menjaga apa yang masuk ke dalam mulut karena pada akhirnya kita juga yang akan menanggung akibatnya. Lemak jelas diperlukan namun dengan jumlah yang wajar.

Ada begitu banyak sumber makanan yang mengandung lemak baik yang berasal dari hewan yang disebut dengan lemak hewani maupun yang berasal dari tumbuhan yang disebut dengan lemak nabati.

Apa contoh makanan lemak nabati dan hewani ? Apa fungsi lemak nabati dan hewani ?

Contoh sumber makanan yang mengandung lemak nabati seperti kacang-kacangan, minyak kelapa sawit, minyak zaitun, dan biji-bijian. Sementara contoh sumber lemak hewani bisa kita dapatkan dari ikan, daging unggas, daging merah, yogurt, dan keju.

Kedua-duanya baik lemak nabati maupun lemak hewani diperlukan oleh tubuh karena masing-masing sumber lemak tersebut secara struktur kimianya memiliki asam lemak dengan rantai karbon yang berbeda-beda, mulai dari yang paling pendek seperti C4 hingga yang sangat panjang seperti C20.

Sementara tubuh kita memerlukan berbagai jenis asam lemak dengan berbagai variasi rantai karbon sehingga sebaiknya kita mengonsumsi kedua-duanya, lemak nabati dan hewani. Konsumsi lemak nabati saja kurang lengkap tanpa asupan lemak hewani sementara konsumsi lemak hewani saja kurang pas tanpa lemak nabati sehingga diperlukan keseimbangan dalam mengonsumsi keduanya.

Contoh makanan dengan asam lemak rantai pendek seperti susu, daging, dan keju. Sementara sumber makanan dengan asam lemak rantai panjang seperti minyak kelapa, minyak biji kanola, minyak sawit, dan minyak biji matahari.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian lemak nabati dan hewani beserta contohnya. Semoga kalian bisa menjelaskan perbedaan lemak nabati dan hewani beserta contohnya secara umum ya ! Baca juga pengertian lemak jenuh dan tak jenuh 🙂