1. Pengertian logam berat dan logam ringan itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan logam berat dan logam ringan ?
  3. Apa perbedaan logam berat dan ringan ?
  4. Apa arti logam berat dan ringan ? Apa itu logam berat dan ringan ?
  5. Apa contoh logam berat dan logam ringan ?

Pengertian Logam Berat dan Ringan Menurut Para Ahli


Arti logam berat dan logam ringan adalah :

Pengertian logam berat adalah logam yang mempunyai berat 5 gram atau lebih untuk setiap cm kubiknya, atau dengan kata lain beratnya 5 kali lipat dari berat air. Sedangkan pengertian logam ringan adalah logam yang beratnya < 5. (Etty Riani : 2012)

Definisi logam berat adalah unsur logam yang berada dalam golongan 3 sampai 16 pada periode 4 atau lebih di dalam tabel periode (Hawkes : 1997)

Pengertian logam berat adalah logam transisi dengan nomor atom lebih besar dari 20 dan berat jenisnya lebih dari dari 5gram per cm kubik. (Dufus : 2002)

Definisi berat adalah unsur logam yang bersifat racun bagi hewan dan tanaman meskipun konsentrasinya sangat rendah atau kecil. Contoh logam berat adalah Arsen, Merkuri, Kromium, Talium, Kadmium dan Timbal. (Qian : 2009) 


Mungkin kita sering mendengar berbagai berita mengenai pencemaran lingkungan oleh logam berat, atau berita mengenai betapa berbahayanya mengonsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi logam berat. Kita sering mendengar namun mungkin tidak semua dari kita benar-benar memahami apa itu logam berat. Logam berat bukan berarti logam yang berat bobotnya. Jangan kita bayangkan logam berat berupa tumpukan besi besar seperti yang digunakan dalam pembangunan suatu gedung. Lantas apa itu logam berat?

Menurut definisinya logam berat merupakan logam yang massa jenisnya di atas 5 g/cm3. Apa artinya? Artinya setiap volume 1 cm3 terkandung lebih dari 5 gram logam tersebut dimana hanya dengan volume yang sedikit logam-logam seperti ini sudah memiliki kandungan yang besar.

Lantas kenapa disebut berbahaya? Bukankan di dalam tubuh kita ada kandungan logam yang memang dibutuhkan? Ya, benar. Logam-logam seperti tembaga, mangan, besi, dan seng memang diperlukan oleh tubuh namun dalam kadar tertentu. Jika kadarnya sudah melebihi batas justru akan membahayakan tubuh karena sifat logam yang tidak dapat disintesa dan dihancurkan di dalam tubuh.

Jika logam-logam seperti besi dan seng memang memiliki fungsi di dalam tubuh dalam kadar tertentu, ada pula logam berat yang sama sekali tidak memiliki manfaat bahkan berbahaya bagi tubuh, contohnya seperti timbal, merkuri, kadmium, dan kromium.

Namun sayangnya masih banyak produk-produk yang kita konsumsi mengandung bahan-bahan berbahaya ini. Seperti masih banyaknya beredar kosmetik yang mengandung merkuri, atau air sungai yang tercemar berbagai limbah industri yang mengandung logam berat seperti timbal dan kadmium sehingga air, hewan, dan tumbuhan yang hidup di sungai tersebut terkontaminasi logam berat.

Kebalikannya logam ringan merupakan jenis logam yang massa jenisnya di bawah 5 g/cm3 sehingga kandungannya tidak sebesar logam berat dan dalam jumlah kecil tidak begitu berbahaya. Contohnya seperti alumunium, titanium, magnesium, kalium, kalsium, barium, dan natrium.

Logam ringan sangat tahan terhadap korosi dan cukup aman bagi lingkungan. Walaupun demikian paparan atau konsumsi terus-menerus terhadap logam ini tetap saja berpotensi membahayakan tubuh. Seperti barium yang terlarut dalam air yang jika dikonsumsi dapat menyebabkan kesulitan bernapas, iritasi perut, peningkatan tekanan darah, otot lemah, pembengkakan otak, serta kerusakan ginjal, hati, dan limpa.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian logam berat dan logam ringan. Semoga kalian bisa menjelaskan contoh logam berat dan ringan secara umum ya ! Baca juga pengertian logam dan non logam 🙂