1. Pengertian logam dan non logam beserta contohnya itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan logam dan non logam ?
  3. Apa arti logam dan non logam ? Apa itu logam dan non logam ?
  4. Apa perbedaan unsur logam dan non logam ?
  5. Apa sifat sifat unsur logam dan nonlogam beserta contohnya ?

Pengertian Logam dan Non Logam Menurut Para Ahli


Definisi logam dan non logam adalah

Pengertian logam adalah unsur yang mempunyai wujud yang padat dan kuat sehingga sulit untuk dipatahkan. Logam juga mempunyai sifat bisa mengalirkan arus listrik. Contohnya logam tembaga. Sedangkan pengertian non logam adalah unsur yang mempunyai sifat rapuh dan tidak bisa mengalirkan panas dan arus listrik. Contohnya arang dari unsur karbon. (Djoko Arisworo dkk : 2006) 


Jika mendengar kata logam maka biasanya orang awam akan terpikir mengenai semua benda yang keras seperti besi, baja, tembaga, emas, atau perak. Tetapi jika kita kaji lebih dalam hal itu tidak sepenuhnya tepat karena ternyata ada juga logam yang berwujud cair contohnya air raksa.

Ya, meskipun air raksa berwujud cair pada suhu dan tekanan normal namun ia termasuk dalam kategori logam. Jadi apa sebenarnya yang dimaksud dengan logam dan apa saja karakteristiknya? Lantas bagaimana dengan non logam? Apa pula karakteristiknya?

Berbicara mengenai logam dan non logam berarti berbicara mengenai unsur-unsur yang berada di alam karena berbagai unsur yang ada di alam dapat dikategorikan ke dalam logam dan non logam berdasarkan sifat-sifatnya.Lantas apa perbedaan sifat logam dan nonlogam beserta contohnya ?

Menurut ilmu kimia yang merupakan ilmu yang mempelajari tentang berbagai unsur dan proses unsur-unsur tersebut di alam, suatu unsur atau benda dikatakan logam jika ia memiliki sifat-sifat :

  • Mengkilap

Kebanyakan logam memiliki permukaan yang mengkilap apalagi jika digosok, contohnya besi serta emas dan perak yang sering dijadikan sebagai perhiasan

  • Konduktor yang baik

Unsur-unsur logam mampu menghantarkan panas dan listrik dengan baik, contohnya tembaga yang sering dijadikan material dalam pembuatan kabel listrik

  • Dapat ditempa atau direnggangkan dan diubah menjadi benda lain

Contohnya seperti besi yang dapat ditempa menjadi pisau, kuali, serta peralatan lainnya

  • Pada umumnya logam berwujud padat jika berada pada kondisi suhu dan tekanan normal, namun ada pula yang berwujud cair pada suhu dan tekanan normal yaitu air raksa
  • Akan melepaskan elektron dan menjadi kation ketika bereaksi dengan unsur lain
  • Dapat dipadukan dengan logam lain membentuk campuran (alloy).

Sebaliknya suatu benda dikatakan non logam jika memiliki sifat :

  • Tidak mengkilap atau buram
  • Isolator atau tidak dapat menghantarkan panas dan listrik dengan baik
  • Rapuh (jika dalam wujud padat) sehingga sulit ditempa atau dibentuk menjadi benda lain
  • Pada suhu dan tekanan normal pada umumnya berwujud gas. Meskipun ada pula sebagian kecil unsur non logam yang berwujud padat (seperti karbon, fosfor, dan sulfur) dan cair (seperti bromin).
  • Akan menarik elektron dan menjadi anion ketika bereaksi dengan unsur lain.

Contoh unsur non logam yaitu hidrogen, nitrogen, selenium, belerang, dan oksigen.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian logam dan non logam beserta contohnya. Semoga kalian bisa menjelaskan perbedaan logam dan non logam beserta contohnya secara umum ya ! Baca juga pengertian doa mustajab 🙂