1. Pengertian polimer dan contohnya itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan polimer dan monomer
  3. Apa arti kata polimer ? Apa itu polimer ?
  4. Apa jenis-jenis polimer berdasarkan asalnya ?
  5. Apa penggolongan polimer berdasarkan suhu ?

Pengertian Polimer dan Contohnya


Arti polimer dan contohnya adalah :

Pengertian polimer dan contohnya – Dalam ilmu kimia, istilah polimer berasal dari Bahasa Yunani, yaitu: Poly: banyak dan Meros: bagian. Jadi secara umum pengertian polimer adalah senyawa yang terbentuk dari penggabungan unit molekul-molekul kecil sehingga jumlahnya menjadi semakin banyak. Unit molekul kecil disebut dengan monomer. Polimer akan terbentuk apabila 100 atau 1.000 unit monomer saling berikatan dalam suatu rantai.

Sebenarnya, polimer ini telah digunakan oleh manusia sejak abad-abad sebelumnya dalam bentuk aspal, minyak, damar dan permen karet. Perindustrian polimer baru mulai berkembang pada masa revolusi industri. Pada akhir tahun 1830-an, Charles Goodyear berhasil memproduksi karet alami melalui proses vulkanisasi. Setelah 40 tahun kemudian, Celluloid berbentuk plastik keras dari nitrocellulose berhasil dikomersialisasikan. Dan pada tahun 1930-an, diperkenalkan vinyl, neoprene, polystyrene dan nilon.

Apa saja jenis-jenis polimer dan contohnya ? Polimer merupakan istilah yang lebih dikenal sebagai unsur plastik. Penggolongan polimer berdasarkan asalnya digolongkan menjadi 3 kelompok yakni :

  • Polimer Alami adalah polimer yang berasal dari bahan alam seperti kapas, kayu, karet alam, kulit binatang dan rambut.
  • Polimer Semi Sintetik adalah jenis polimer yang berasal dari hasil dari modifikasi polimer alam dan bahan kimia.
  • Polimer Sintesis adalah polimer hasil buatan tangan manusia. Contoh polimer sintetis adalah homopolimer dan kopolimer.

Bagaimana proses reaksi pembentukan polimer ?

Reaksi terbentuknya polimer disebut reaksi polimerisasi dan reaksi ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu :

  • Polimerisasi Adisi

Polimerisasi Adisi terbentuk dari berbagai monomer. Contohnya: Polisoprena (karet alam), polietena (plastik), poliprepilena (plastik), polistirena (karet ban), politetraflouroetena (karet ban)

  • Polimerisasi Kondensasi.

Polimerisasi Kondensasi, terbentuk dari pelepasan molekul-molekul kecil dari monomer- monomer yang saling berkaitan. Contohnya: terbentuknya plastik stirofoam, terdiri dari dua monomer yang berbeda, yaitu urea dan metanal. Dua molekul ini bergabung menjadi satu, yang disebut dimer. Yang termasuk polimerisasi kondensasi adalah: poliester (nilon), teteron, poliuretan, poliamida, dan bakelit.

Perbedaan antara polimerisasi adisi dan kondensasi adalah polimerisasi kondensasi terjadi pelepasan molekul kecil, seperti: H2O dan NH3, sedangkan polimerisasi adisi tidak ada terjadinya pelepasan molekul.

Adapun penggolongan polimer berdasarkan jenis monomernya dan contohnya yaitu :

  1. Homopolimer, terbentuk dari monomer yang sejenis. Contohnya: Selulosa, polisterina, polipropilena, PVC, dan Teflon.
  2. Kopolimer, terbentuk dari monomer yang tidak sejenis. Contohnya: nilon, dakron, tetoron, DNA (pentosa, basa nitrogen, dan asam fosfat), melamin (urea dan formaldehida), bakelit (fenol dan formaldehida).

Apa penggolongan polimer berdasarkan sifatnya terhadap panas ? Penggolongan polimer berdasarkan sifatnya terdiri dari :

  1. Polimer Termoplas, polimer ini sifatnya melunak ketika dipanaskan dan bisa kembali ke bentuk semula. Contoh: polietilena, polipropilena, PVC.
  2. Polimer thermosetting, polimer ini sifatnya tidak melunak, walaupun dipanaskan dan tidak bisa kembali ke bentuk semula. Contoh: selulosa, melamin.

Apa kegunaan polimer dalam kehidupan sehari hari? Manfaat polimer dalam kehidupan sehari hari antara lain :

  • Polimer Nilon 66 banyak digunakan sebagai bahan pembuat parasut, jala, tenda dan tali.
  • Polimer Dacron digunakan sebagai kemasan minuman.
  • Polimer Orlon banyak dipakai sebagai bahan pembuat karpet dan pakaian.
  • Polimer Neoprena berguna sebagai bahan pembuat sarung tangan dan selang karet.
  • Polimer SBR berguna untuk bahan pembuat ban motor
  • Polimer Teflon bermanfaat sebagai pelapis alat masak.
  • Polimer Polimetil Metakrilat bermanfaat sebagai bahan pembuat kaca pesawat terbang.
  • Polimer Polivinilklorida berguna sebagai bahan pembuat pipa paralon, mainan anak-anak dan piringan hitam.

Itulah penjelasan singkat tentang pengertian polimer dan contohnya. Semoga kalian bisa menjelaskan sifat polimer serta contoh polimer alam dan polimer sintetis secara umum ya ! Baca juga pengertian pemasaran global 🙂