1. Pengertian saksi menurut para ahli itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan saksi bisu ?
  3. Apa arti kata saksi menurut kuhap ? Apa itu saksi nikah ?
  4. Apa pengertian saksi dan saksi ahli ?
  5. Apa pengertian saksi korban & pengertian saksi fakta ?

Pengertian Saksi Menurut Para Ahli


Definisi saksi menurut para ahli dan macam macam saksi adalah :

Pengertian saksi menurut KUHAP adalah seseorang yang bisa memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan, penuntutan, dan peradilan tentang suatu tindak perkara pidana yang ia dengar sendiri, lihat sendiri dan dia alami sendiri. (pengertian saksi dalam kuhap pasal 1 ayat 26)

Pengertian saksi a de charge adalah saksi uamg menguntungkan terdakwa yang mana saksi dipilih atau diajukan oleh penuntut umumatau penasihat hukum atau terdakwa yang sifatnya meringankan terdakwa. (Dr. Bambang Sugeng Rukmono, S.H., M.H. : 2018)

Pengertian saksi korban adalah orang yang mengalami suatu kerugian atas suatu perbuatan tindak pidana. (Nur Muhammad Wahyu Kuncoro : 2011)

Saksi mahkota adalah saksi yang berasal dari salah seorang atau lebih terdakwa dalam suatu tindak pidana yang mana salah seorang di antara terdakwa tersebut mendapatkan “mahkota” atau kehormatan berupa perlakuan istimewa atas tindakan kooperatifnya, yaitu dimaafkan atas kesalahannya atau tidak dituntut atas tindak pidana yang ia lakukan padahal sebenarnya dia merupakan salah satu pelakunya. (pengertian saksi mahkota menurut para ahli Alfitra, S.H., M.H. – 2011)

Saksi fakta adalah orang yang mendengar, mengetahui, melihat kejadian atau proses kejadian suatu peristiwa hukum namun TIDAK menyampaikan atau melapor tentang hal-hal apa saja yang ia ketahui. Orang ini ditarik menjadi saksi oleh pihak penyidik untuk kepentingan pemeriksaan atas suatu perkara hukum. (pengertian saksi fakta menurut para ahli Nur Muhammad Wahyu Kuncoro : 2011)

Pengertian saksi ahli adalah orang yang mempunyai keahlian pada suatu bidang tertentu yang bisa membantu memberikan informasi untuk memperjelas terjadinya suatu tindak pidana. (Kepmenhut 347/Kpts-II/2003)

Saksi nikah adalah dua orang saksi laki-laki tanpa disyaratkan harus adil. Menurut Imam Hanafi orang fasik juga boleh menjadi saksi dalam suatu pernikahan dikarenakan pada dasarnya arti dari persaksian adalah sebagai pengumuman secara mutlak, poin terpentingnya adalah saksi tersebut hadir dan menyaksikan saat berlangsungnya akad. (pengertian saksi nikah menurut Imam Hanafi)

Pengertian saksi verbalisan saksi yang memberikan keterangan yang berasal dari pihak penyidik yang membuat berita acara penyidikan yang bertujuan untuk melumpuhkan terjadinya penyangkalan terdakwa serta bertujuan untuk mempertahankan isi dari berita acara penyidikan yang dibuatnya.

Pengertian saksi bisu adalah saksi yang tak bisa mengungkapkan kesaksiannya layaknya benda mati. 


Salah satu istilah yang sering muncul terutama ketika ada sebuah kasus dan persidangan adalah istilah ‘Saksi’. Saksi memiliki beberapa jenis pengertian yang berbeda-beda tergantung dari kategori dan aspek untuk melihatnya. Dari segi hukum saja, sudah ada beberapa jenis saksi dengan definisi atau pengertian yang berbeda.

Pengertian Saksi Secara Umum

Secara garis besar, saksi bisa diartikan sebagai seseorang yang memiliki informasi atas suatu peristiwa yang mereka alami dengan indera mereka sendiri. Indera disini yang dimaksud adalah indera penglihatan, penciuman, sentuhan dan lainnya.

Sebagai contohnya, ketika seseorang berada dalam satu peristiwa seperti kejahatan, kemudian ia menyasikan sendiri kejadian yang ada dihadapannya tersebut berarti ia termasuk menjadi saksi. Biasanya saksi yang berada di tempat kejadian perkara akan langsung ditindak lanjuti dengan menggali keterangan sedalam-dalamnya pada peristiwa tersebut.

Pengertian Saksi Menurut Hukum Indonesia

Saksi memang paling banyak berhubungan dengan kondisi atau peristiwa yang terjadi pada peristiwa hukum atau kriminal sehingga saksi pun juga dibahas dan didefinisikan menurut hukum yang ada di Indonesia. Saksi sudah diatur dan ditentukan pada KUHAP atau Undang-Undang Hukum Pidana pada Undang-Undang No 8 Tahun 1981 pasal 1 angka 26 KUHAP.

Menurut KUHAP Saksi adalah : orang yang bisa dan mampu untuk memberikan keterngan yang berguna untuk kepentingan penyidikan, penunttutan dan juga peradilan yang berhubungan dengan perkara pidana dimana orang tersebut mengalami sendiri, lihat sendiri dan juga ia sendiri sendiri.

Dengan melihat definisi tersebut memang masih terasa sangat luas pengertian akan Saksi tersebut. Sehingga dalam sebuah peristiwa saksi sendiri bisa saja merupakan orang yang menjadi korban, pelapor, pengadu atau orang lain yang mengalami kejadian suatu perkara.

Pengertian Saksi Menurut Perlindungan HAM

Dalam suatu perkara, Saksi adalah kunci utama untuk membongkar peristiwa yang terjadi sehingga kadang Saksi bahkan harus juga dikawal dan dijamin perlindungannya. Hal ini karena juga berhubungan dari Hak Asasi Manusia dari Saksi tersebut yang juga membuat pemerintah mengeluarkan definisi lain yang berhubungan dengan perlindungan Saksi yaitu pada peraturan Pemerintah No.2 tahun 2002 tentang Tata Cara Perlindungan Terhadap Korban dan Saksi Pelanggaran HAM yang berat dimana menjelaskan tentang perlindungan saksi tersebut.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian saksi menurut para ahli. Semoga kalian bisa menjelaskan pengertian saksi secara umum ya ! Baca juga pengertian sambutanpengertian hukuman seumur hidup 🙂