1. Pengertian saponifikasi dan contohnya itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan saponifikasi dan beri contohnya ?
  3. Apa yang dimaksud dengan reaksi saponifikasi tuliskan reaksinya!
  4. Apa arti kata saponifikasi ? Apa itu saponifikasi ?
  5. Apa pengertian reaksi saponifikasi ?

Pengertian Saponifikasi dan Contohnya Menurut Para Ahli


Arti saponifikasi adalah :

Pengertian saponifikasi adalah suatu reaksi penyabunan atau reaksi pembentukan sabun yang merupakan reaksi hidrolisis asam lemak oleh adanya basa kuat (contohnya NaOH). Sabun banyak mengandung C12 dan C16 selain itu juga mengandung asam karboksilat. (Irnia Nurika & ‎Sri Suhartini : 2019)

Definisi saponifikasi adalah reaksi untuk memecah trigliserida dengan menggunakan kalium hidroksida atau natrium hidroksida untuk menghasilkan garam dari asam lemak (sabun) serta gliserol. (pengertian reaksi saponifikasi menurut Tan et al : 2013)

Pengertian saponifikasi ester adalah suatu reaksi esterifikasi terbalik yang mana kecepatannya sangat rendah, namun bisa ditingkatkan dengan menambahkan alkali atau asam mineral ke dalam campuran reaksi.

Pengertian saponifikasi lemak adalah suatu proses yang dipakai dalam pembuatan sabun yang melibatkan pemanasan lemak dan minyak. 


Pengertian Saponifikasi dan Contohnya

Reaksi Saponifikasi adalah C3H3(O2CR)3 + NaOH —> 3RCOONa + C3H5(OH)3 [ (Lemak/minyak) + (alkali) —> (sabun) + (gliserin)]

Pengertian saponifikasi adalah sebuah reaksi yang terjadi pada saat minyak ataupun lemak bercampur dalam sebuah larutan alkali. Saponifikasi jika dalam sebuah istilah literatur sering disebut dengan ‘soap making’ yang terbentuk dari bahasa Latin ‘sapo’ yang berarti dengan sabun atau soap.

Saponifikasi adalah proses kegiatan untuk membuat sabun yang terjadi dari reaksi asam lemak yang bertemu dengan alkali kemudian menghasilkan garam karbonil (sejenis sabun) dan gliserol (alkohol). Alkali yang digunakan dalam proses ini adalah NaOH, Na2CO3, KOH ataupun K2CO3.

Saponifikasi adalah reaksi hidrolisis asam lemak dengan adanya basa kuat seperti NaOH. Dari reaksi ini bisa menghasilkan dua produk yaitu sabun dan gliserol sebagai saponifikasi yang terjadi antara trigliserida dan basa kuat. Kedua benda tersebut merupakan bentuk dari saponifikasi.

Sabun

Sabun adalah salah satu produk yang dihasilkan dari proses saponifikasi ini. Sabun merupakan sebuah garam logam alkali yang terbuat dari asam-asam lemak mengandung berbagai zat garam seperti C16 dan C18. Proses pembuatan sabun merupakan contoh dari saponifikasi yang bisa dilihat dalam kehidupan sehari-hari. Proses yang menunjukan saponifikasi ini adalah dimana lemak minyak yang dilarutkan dengan alkali yang kemudian bisa membebaskan gliserol. Proses inilah yang dimaksud sebagai proses saponifikasi.

Lemak yang termasuk dalam pembuatan sabun ini diantaranya seperti lemak hewani, minyak nabati, lilin ataupun juga minyak ikan laut. Larutan alkali yang ada pada sabun juga berbeda-beda tergantung dari jenis dari sabun itu sendiri. Sabun yang menggunakan bahan keras akan menggunakan bahan berupa Natrium sedangkan untuk alkali yang digunakan untuk sabun yang lunak adalah Kalium Hidroksida.

Sedangkan minyak yang digunakan dalam pembuatan sabun adalah minyak zaitun, minyak kelapa, minyak sawit dan berbagai jenis lainnya. Dari setiap minyak ini memiliki fungsi dan juga karakter minyak yang berbeda dimana dari karakter ini akan memberikan reaksi yang berbeda diantara satu dengan yang lainnya. Sabun merupakan contoh dari saponifikasi yahng merupakan hasil dari adanya reaksi kimia antara fatty acid dan juga alkali.

Faktor yang mempengaruhi reaksi saponifikasi

Apa saja faktor yang mempengaruhi reaksi saponifikasi / faktor yang mempengaruhi reaksi penyabunan ?

  • Suhu

Semakin tinggi suhu operasi konversi reaktan maka produk akan menjadi meningkat.

  • Waktu Reaksi

Semakin lama waktu reaksi maka akan menyebabkan minyak yang dapat tersabunkan semakin banyak, dengan demikian produk yang didapat juga akan semakin tinggi.

  • Pengadukan

Apabila pengadukan meningkat, maka tumbukan antar molekul reaktan akan semakin membesar, sehingga terjadinya reaksi semakin besar pula.

  • Konsetrasi NaOH/KOH

Reaksi akan membutuhkan waktu yang lebih lama jika menggunakan basa yang konsentrasinya terlalu encer.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian saponifikasi dan contohnya. Semoga kalian bisa menjelaskan mekanisme reaksi saponifikasi secara umum ya ! Baca juga pengertian sanitasi menurut para ahli & pengertian sianida  🙂