1. Pengertian giro wajib minimum bank itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan giro wajib minimum ?
  3. Apa definisi giro wajib minimum gwm ?
  4. Apa itu giro wajib minimum ?
  5. Apa pengertian penetapan giro wajib minimum?

Pengertian Giro Wajib Minimum Menurut Para Ahli


Arti giro wajib minimum adalah :

Pengertian giro wajib minimum adalah sejumlah dana minimum yang wajib dipelihara oleh sebuah bank dalam bentuk saldo rekening giro pada BI (Bank Indonesia). (Taswan : 2010 dalam buku Manajemen Perbankan)

Definisi giro wajib minimum adalah suatu jumlah dana minimum yang wajib dipelihara oleh bank yang mana besarnya ditetapkan oleh BI sebesar persentase tertentu dari DPK. (Ikatan Bankir Indonesia : 2018) 


Arti Giro Wajib Minimum

Pengertian Giro Wajib Minimum (GWM) adalah simpanan minimum dalam bentuk saldo rekening giro yang harus dipelihara oleh suatu bank pada Bank Indonesia (BI) yang besarannya ditetapkan oleh Bank Indonesia berdasarkan persentase tertentu dari DPK. Perhitungan GWM dilakukan oleh DPK dengan dasar laporan nilai dari rupiah dan valuta asing yang dilaporkan oleh bank umum secara berkala.

Lalu apa tujuan dari giro wajib minimum / apa kegunaan giro wajib minimum yang disetorkan ke bank indonesia ?

Fungsi dan tujuan giro wajib minimum yang diberlakukan oleh Bank Indonesia adalah sebagai salah satu pendekatan untuk mengendalikan tekanan inflasi dan pengelolaan likuiditas perbankan yang tinggi untuk menghindari terjadinya peningkatan ekspektasi inflasi yang dapat mengganggu perekonomian dalam stabilitas moneternya. Penentuan Giro Wajib Minimum (GMW) ini juga perlu dilakukan penyesuaian dari waktu ke waktu sesuai dengan likuiditas perbankan yang terjadi di Indonesia

Apa saja jenis giro wajib minimum itu? Ada tiga jenis Giro Wajib Minimum (GWM) dalam rupiah yang harus dipenuhi oleh bank, antara lain:

  1. Giro Wajib Minimum Primer

Pengertian giro wajib minimum primer adalah simpanan minimum dalam bentuk giro yang harus dipelihara oleh suatu bank terhadap Bank Indonesia yang besarnya ditetapkan oleh Bank Indonesia sendiri berdasarkan ketetapan dari DPK. GWM primer dapat dihitung dengan membandingkan saldo rekening giro yang ada pada Bank Indonesia setiap satu masa laporan dengan rata-rata jumlah laporan DPK dalam satu laporan sebanyak dua dari laporan sebelumnya. Besaran GWM primer yang terjadi pada rupiah dan valuta asing adalah 8 persen.

  1. Giro Wajib Minimum Sekunder

Pengertian giro wajib minimum sekunder adalah cadangan minimum dalam bentuk rupiah yang harus dipelihara oleh suatu bank yang dapat berupa surat-surat berharga (seperti SBI, SDBI, dan SBN) dan excess reserve yang besaran rasionya ditetapkan langsung oleh DPK.  GWM sekunder ini dilakukan untuk mempengaruhi likuiditas bank yang ada di Indonesia beserta pendalaman terhadap sektor keuangannya. GWM yang dinaikkan bertujuan untuk mengurangi kapasitas kredit bank, dan GWM sekunder diturunkan untuk menambah kapasitas kredit bank. Besaran GWM sekunder yang terjadi pada November 2015 adalah 4 persen untuk rupiah, dan 0 persen untuk valuta asing.

  1. Giro Wajib Minimum LDR (Loan to Deposit Ratio)

Pengertian giro wajib minimum LDR adalah simpanan minimum rupiah yang wajib disimpan oleh bank dalam saldo rekening giro di Bank Indonesia yang besara persentasenya ditentukan oleh DPK. LDR dapat dihitung atas dasar selisih antara realisasi LDR oleh bank dengan target LDR yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Kebijakan GWM LDR ini bertujuan untuk mengerahkan penyaluran dana kredit bank tetap berada pada range atau batasan yang telah ditentukan agar tidak terlalu rendah maupun terlalu tinggi sehingga dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi seperti yang diharapkan. Besarnya GWM LDR dalam rupiah adalah 78 persen – 92 persen, sedangkan untuk valas sebesar 0 persen.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian giro wajib minimum bank. Semoga kalian bisa menjelaskan yang dimaksud penetapan cadangan wajib minimum secara umum ya ! Baca juga pengertian ghibah dan contohnya 🙂