1. Pengertian hematokrit dan fungsinya itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan hematokrit ?
  3. Apa arti kata hematokrit ? Apa itu hematokrit dan fungsinya ?
  4. Apa pengertian hematokrit rendah dan meningkat ?
  5. Apa fungsi hematokrit bagi tubuh ?

Pengertian Hematokrit Menurut Para Ahli


Definisi hematokrit adalah :

Pengertian hematokrit adalah persentase tingginya eritrosit yang ada di dalam plasma, yang ditentukan setelah darah disentrifuse ke dalam suatu tabung. Nilai hematokrit normal pada pria 36-48%, nilai hematokrit normal wanita 36-45% dan kadar hematokrit normal anak-anak 38-70%. (Drs. Tan Hoan Tjay & Drs. Kirana Rahardja : 2007)

Pengertian hematokrit adalah nilai perbandingan antara jumlah eritrosit dengan volum total darah. Nilai hematokrit normal pada pria dewasa nilainya 35 – 45%, sedangkan nilai hematokrit normal pada wanita dewasa 30 – 35%. (R.Gunawan Susilowarno : 2008) 


Pengertian Hematokrit

Kata hematokrit berasal dari Bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata yaitu hema berarti darah, dan krite berarti menilai atau mengukur. Jadi pengertian hematokrit adalah hasil pengukuran yang digunakan sebagai perbandingan antara sel darah merah dengan volume darah. Perbandingan ini dinyatakan dalam satuan persen. Misalnya hematokrit seseorang 50 persen berarti terdapat 50 ml sel darah merah di dalam 100 ml darah tubuh orang tersebut.

Sel darah merah memiliki peranan yang sangat penting bagi tubuh kita karena dapat digunakan sebagai untuk mengangkut oksigen dan nutrisi di dalam tubuh. Agar tubuh kita normal, maka kita harus memiliki kadar sel darah merah yang mencukupi sebagai standar normal. Kalau kita sampai kekurangan sel darah merah maka kita akan merasa lemas dan mudah pusing. Kekurangan dan kelebihan sel darah merah pada dasarnya tidak baik dalam tubuh, untuk segera mengetahui apakah sel darah merah kita kurang atau lebih kita bisa melakukan check up ke dokter.

Secara umum, besaran nilai hematokrit normal dalam tubuh manusia antara lain:

  • Pada bayi baru lahir sebanyak 55-68 persen
  • Pada bayi usia 1 bulan sebanyak 37-49 persen
  • Pada bayi usia 1 tahun sebanyak 29-41 persen
  • Pada usia 10 tahun sebanyak 36-40 persen
  • Pada wanita dewasa sebanyak 36-44 persen
  • Pada pria dewasa sebanyak 40-5- persen

Fungsi Hematokrit

Apa fungsi hematokrit dalam darah? Apa fungsi pemeriksaan hematokrit?

Pemeriksaan hematokrit dapat digunakan untuk mengetahui penyakit apa yang diderita, dan seberapa baik tubuh akan merespon terhadap pengobatan yang akan dilakukan. Untuk mengetahui hasil pemeriksaan, seorang dokter memerlukan sampel darah yang diambil dengan menggunakan jarum suntik. Setelah dokter mendapatkan hasilnya, maka hasil tersebut akan segera dibandingkan dengan hasil normalnya. Dengan demikian kita nanti dapat mengetahui apakah hematokrit kita normal atau abnormal (tinggi atau rendah).

Hasil dari hematokrit tinggi atau rendah akan menunjukkan adanya gejala penyakit yang diderita oleh seseorang.

Pengertian Hematokrit Tinggi

Hasil hematokrit tinggi menunjukkan adanya penyakit jantung, dehidrasi, tumor ginjal, polisitemia vera, penyakit paru-paru, dan penyakit demam berdarah (DBD) karena bocornya plasma darah.

Pengertian Hematokrit Rendah

Apa yang terjadi jika hematokrit rendah? Hasil hematokrit rendah menunjukkan adanya penyakit sumsum tulang, inflamasi kronik, anemia hemolitik, gagal ginjal, adanya pendarahan pada organ dalam tubuh, kekurangan nutrisi (seperti zat besi, vitamin B-12, dan asam folat), limfoma, anemia sel sabit, dan penyakit leukemia.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian hematokrit dan fungsinya. Semoga kalian bisa menjelaskan apa itu hematokrit dan cara menentukan hematokrit secara umum ya ! Baca juga pengertian hirarki secara umum 🙂