1. Pengertian jenazah dalam islam itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan jenazah dalam bahasa arab ?
  3. Apa arti kata jenazah menurut bahasa dan istilah ?
  4. Aoa pengertian jenazah menurut bahasa dan istilah ?
  5. Apa itu jenazah dalam islam ?

Pengertian Jenazah Dalam Islam Menurut Para Ahli


Arti jenazah adalah :

Definisi jenazah adalah tubuh atau badan orang yang sudah mati. (menurut KBBI)

Pengertian jenazah adalah seseorang yang sudah meninggal dunia dan diletakkan dalam usungan keranda. Kata jenazah ini mempunyai sinonim dengan al-mayit (arab). (Dalam kamus al-Munawwir)

Pengertian jenazah menurut istilah adalah seseorang yang telah meninggal dunia yang sudah terputus masa
kehidupannya dengan alam dunia ini. (Hasan Sadiliy : 1982)

Pengertian jenazah dalam Islam adalah orang yang telah meninggal yang diletakkan didalam keranda (usungan) dan hendak dibawa ke kubur untuk dimakamkan. (Ibnu Mas’ud dan Zainal : 2000) 


Pengertian Jenazah Dalam Islam

Dalam setiap agama pasti akan mengajarkan kepada para jemaahnya bahwa nantinya manusia akan mengalami kematian. Kita sebagai manusia tidak bisa menebak berapa lama kita akan hidup di dunia ini. Maka dari itu selama kita hidup, ada baiknya jika kita berbuat baik kepada sesama dan melakukan segala perbuatan yang dikehendaki oleh Allah SWT. Agar sekiranya sewaktu kita berpulang nanti, kita bisa diterima disisi Allah SWT.

Pengertian jenazah adalah mayat atau jasad yang nantinya akan dikuburkan dengan tubuh yang tertutup. Jika seseorang telah menghadap kematian atau meninggal dunia, maka dalam hukum Islam orang-orang yang masih hidup atau keluarganya haruslah melaksanakan empat jenis perkara, diantaranya memandikan mayat tersebut, mengkafaninya, menshalatkan, dan menguburkan orang yang meninggal tadi.

  1. Memandikan Jenazah

Setiap orang yang telah meninggal dunia, tubuhnya haruslah dibersihkan terlebih dahulu sebelum dikafani. Ya membersihkan tubuh jenazah berarti memandikannya. Hukum memandikan jenazah orang muslim menurut jumhur ulama disebut sebagai fardhu kifayah. Artinya kewajiban untuk memandikan jenazah ini dibebankan pada seluruh mukallaf di tempat itu, namun jika dilakukan hanya oleh sebagian orang saja maka hilanglah kewajiban seluruh mukallaf itu.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sewaktu memandikan jenazah, antara lain:

– Orang utama yang memandikan jenazah laki-laki adalah orang yang diwasiatkannya, setelah itu
barulah kakek, nenek, dan keluarga terdekat lainnya

– Orang utama yang memandikan jenazah perempuan adalah ibunya, neneknya, dan keluarga
terdekatdari pihak perempuan dan suaminya

  1. Mengkafani Jenazah

Adalah membungkus dan menutupi tubuh jenazah dengan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menutupi tubuhnya yang dapat berupa sehelai kain. Hal-hal yang disunnahkan dalam mengkafani jenazah, antara lain:

  • Kain kafan yang digunakan hendaklah bersih dan bagus, serta berwarna putih
  • Jumlah kain kafan untuk mayat laki-laki sebanyak 3 lapis, dan sebanyak 5 lapis untuk mayat perempuan
  • Sebelum digunakan untuk membungkus tubuh jenazah ada baiknya jika kain kafan diberi wewangian terlebih dahulu
  1. Menshalatkan Jenazah

Urutan orang-orang utama yang wajib menshalatkan jenazah adalah orang-orang yang telah diwasiatkan si jenazah, ulama atau pemimpin terkemuka, orang tua si mayat, anak-anaknya, keluarga terdekat, dan yang terakhir adalah seluruh kaum muslimin.

  1. Menguburkan Jenazah

Orang yang disunnahkan kemudian akan membawa si jenazah dengan panggul di atas pundak pada keempat sudut usungan panggul, dan membawanya ke tempat yang sudah disediakan. Pengusungan jenazah dilakukan dengan tidak tergesa-gesa. Bagi para pengiringnya boleh untuk berjalan di depan, di belakang, maupun di samping kiri dan kanan.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian jenazah dalam Islam. Semoga kalian bisa menjelaskan pengertian jenazah dan pengurusannya secara umum ya ! Baca juga pengertian jujur menurut bahasa dan istilah 🙂