1. Pengertian vokasi industri itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan vokasi universitas ?
  3. Apa arti vokasi industri ? Apa itu vokasi ?
  4. Apa pengertian vokasi dalam bahasa indonesia?
  5. Apa itu fakultas vokasi / apa itu jurusan vokasi ?

Pengertian Vokasi Menurut Para Ahli


Arti vokasi adalah :

Pengertian vokasi adalah suatu keterampilan, skills atau keahlian tertentu yang dipunyai oleh seseorang, sehingga orang tersebut bisa mandiri dalam bekerja.

Pengertian pendidikan vokasi adalah pendidikan yang diarahkan terutama pada kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan yang sifatnya rutin atau memecahkan masalah yang sudah akrab baik sifat-sifat maupun kontekstualnya. Yang termasuk pendidikan vokasi adalah jenjang pendidikan pendidikan D3 (diploma tiga) dan jenjang pendidikan D4 (diploma empat). (Adriza : 2015)

Pengertian pendidikan vokasi adalah pendidikan tinggi program diploma yang bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa untuk bekerja dengan keahlian terapan tertentu sampai program sarjana terapan. (Kartomo Wirosuharjo : 2015)

Pengertian sekolah vokasi adalah suatu jenjang pendidikan khusus yang mengarahkan kepada penguasaan keahlian terapan tertentu dengan program-program khusus. contoh sekolah vokasi adalah SMK, politeknik atau program diploma. (Hudaya Latuconsina : 2014)

Pengertian vokasi industri adalah suatu program link and match antara sekolah menengah kejuruan dan industri yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja yang kompeten.

Pengertian vokasi kejuruan adalah suatu program atau sistem yang berkaitan dengan keahlian atau keterampilan seseorang secara khusus yang terlatih, sesuai dan berkualitas.

Pengertian fakultas vokasi adalah fakultas yang pada umumnya bekerjasama dengan industri dan program kuliahnya lebih banyak melakukan praktek selama perkuliahan. 


Pengertian Vokasi dan Contohnya

Di Indonesia, program pendidikan untuk tingkat perguruan tinggi dibagi menjadi tiga jenis yaitu:

  • Pendidikan akademik (sarjana, magister, dan doktor)
  • Pendidikan profesi atau spesialis
  • Pendidikan vokasi (diploma)

Sebagian dari kita mungkin jarang mendengar istilah pendidikan vokasi. Pengertian pendidikan vokasi adalah sistem pendidikan tinggi yang diarahkan pada penguasaan suatu keahlian terapan tertentu. Program pendidikan vokasi mencakup program Diploma I, Diploma II, Diploma III, dan Diploma IV. Sewaktu seseorang lulus, nanti akan diberi embel-embel gelar khusus seperti A.Md (Ahli Madya).

Pendidikan vokasi mengandung sistem pendidikan yang terbuka dan multimakna yang berorientasi pada pembentukan karakter, watak, kepribadian, pemberdayaan sumber daya manusia, dan melatih skill seseorang.

Tujuan pendidikan vokasi adalah agar mahasiswa memiliki keahlian khusus dalam suatu bidang dan mampu untuk mengembangkan, menerapkan, menyebarluaskan keahlian terapan yang dimilikinya sehingga bisa beradaptasi pada suatu pekerjaan tertentu dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Peserta didik dari program vokasi biasanya akan menghasilkan tenaga kerja yang profesional. Program studinya juga berbeda dengan pendidikan akademik. Pada pendidikan vokasi, mahasiswa lebih diutamakan untuk mempelajari keterampilan dan praktek secara langsung dibandingkan dengan mata kuliah berbau teori.

Lama studi untuk pendidikan vokasi bergantung pada jenjang yang diambilnya, apakah itu Diploma I, Diploma II, Diploma III, atau Diploma IV (sejajar dengan S-1). Standar pendidikannya juga menyesuaikan dengan standar nasional maupun internasional. Pendidikan vokasi merupakan salah satu pendidikan formal yang biasanya diselenggarakan oleh politeknik, universitas, program diploma, dan sejenisnya.

Namun pendidikan vokasi sering dipandang sebelah mata di Indonesia, padahal pendidikan vokasi itu tidak kalah hebatnya dengan pendidikan akademik. Orang-orang tamatan vokasi biasanya akan dengan mudah untuk memahami prosedur atau cara untuk melakukan sesuatu. Mereka juga akan lebih mudah mengimplementasikan sesuatu karena sewaktu bersekolah, mereka lebih sering praktek daripada teori.

Tamatan pendidikan vokasi dibutuhkan di setiap negara. Mengapa? Karena mereka adalah tenaga kerja yang ahli dan terampil serta mudah untuk menguasai kegiatan produksi. Tentu hal ini akan sangat menguntungkan bagi perusahaan. Tenaga kerja yang ahli dan terampil akan menambah nilai ekonomis dari hasil produksi karena tingkat mutu dan kualitas yang dihasilkan mumpuni.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian vokasi. Semoga kalian bisa menjelaskan pengertian pendidikan vokasi dan contohnya secara umum ya ! Baca juga pengertian rekonstruksi sosial 🙂