1. Pengertian luas bangun datar dan volume bangun ruang itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan luas bangun datar ?
  3. Apa arti kata luas bangun datar ?
  4. Apa itu luas bangun datar ?
  5. Apa rumus luas bangun datar dan volume bangun ruang ?

Pengertian Luas Bangun Datar dan Volume Bangun Ruang Menurut Para Ahli


Arti luas bangun datar dan volume bangun ruang adalah :

Pengertian luas bangun datar adalah banyaknya satuan luas yang bisa digunakan untuk menutup secara rapat daerah tersebut. (Pujiati & Sigit TG : 2009)

Pengertian luas bangun datar adalah banyaknya persegi dengan sisi satuan panjang yang menutupi seluruh bangun datar tersebut. (Clara : 2007)

Pengertian luas bangun ruang adalah penghitungan seberapa banyak ruang yang bisa ditempati dalam suatu objek. Bangun ruang adalah sebuah bangun yang memiliki ruang yang dibatasi oleh beberapa sisi. (Syarif : 2012) 


Istilah luas merupakan istilah yang akrab dengan kita sehari-hari, seperti untuk menyatakan luas kamar, luas bangunan, luas daerah, dan lain sebagainya. Tapi apa sebenarnya yang dimaksud dengan luas?

Luas adalah besaran yang digunakan untuk menyatakan ukuran suatu bangun datar (dua dimensi) yang memiliki batas yang jelas atau tertutup. Pada dasarnya luas suatu bangun datar diukur atau ditentukan dengan menghitung banyaknya unit yang diperlukan untuk menutupi bangun datar tersebut. Analoginya seperti ini, untuk menghitung luas permukaan sebuah meja dapat dilakukan dengan menyusun ubin di atas permukaan meja hingga menutupi seluruh meja. Luas permukaan meja tersebut dapat dihitung dengan menjumlahkan seluruh ubin yang digunakan.

Ada bermacam-macam jenis bangun datar seperti persegi, persegi panjang, segitiga, trapesium, jajar genjang, lingkaran, dan lain sebagainya. Untuk memahami rumus luas bangun datar sebenarnya cukup sederhana, kita cukup memahami rumus luas persegi dan konsep luas persegi ini dapat diterapkan pada bangun datar lain. Seperti yang kita ketahui rumus luas persegi adalah sisi x sisi atau perkalian sisi-sisinya.

Konsep inilah yang kita aplikasikan pada bangun ruang lain, contohnya segitiga. Sebuah segitiga memiliki alas, tinggi, dan sisi miring, jika segitiga tersebut kita belah dua sama besar dan satu bagian kita balikkan sehingga sisi miringnya saling berhadapan maka kita akan memiliki sebuah persegi panjang. Dari sini kita dapat dengan mudah menentukan luas segitiga tersebut sesuai dengan rumus persegi panjang yaitu perkalian sisi-sisinya :

L = alas  x tinggi

kemudian hasil dari perkalian ini dibagi dua karena sebelumnya segitiga tersebut telah kita belah dua sehingga rumusnya menjadi :

L = ½ x alas x tinggi.

Ada luas, ada pula volume atau isi bangun ruang (tiga dimensi). Istilah ini digunakan untuk menyatakan kapasitas ruang yang dapat ditempati dari suatu bangun ruang. Contohnya volume sebuah drum air menyatakan besarnya kapasitas ruang di dalam drum yang dapat diisi air atau objek lain. Bangun ruang di sini bisa bangun ruang simetris seperti kubus, balok, bola, kerucut, dan lain sebagainya, atau bisa juga benda yang bentuknya tidak beraturan seperti sebongkah batu.

Untuk mempelajari volume bangun ruang kita cukup memahami konsep dasarnya saja dan kemudian kita dapat mengembangkannya sendiri. Volume bangun ruang pada dasarnya adalah luas alas permukaan x tinggi. Contohnya volume balok, dasarnya  :

V = luas alas permukaan x tinggi

dimana alas balok berbentuk persegi panjang yang rumus luasnya adalah :

L = panjang x lebar

sehingga rumus di atas menjadi :

V = panjang x lebar x tinggi.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian luas bangun datar dan volume bangun ruang. Semoga kalian bisa menjelaskan rumus luas bangun datar dan volume bangun ruang secara umum ya ! Baca juga pengertian leasing 🙂