1. Pengertian formasi pegawai negeri sipil itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan formasi pegawai ?
  3. Apa arti kata formasi pegawai ?
  4. Apa itu formasi pegawai ?
  5. Sebutkan tujuan penetapan formasi pegawai!

Pengertian Formasi Pegawai Menurut Para Ahli


Arti formasi pegawai adalah :

Pengertian formasi pegawai adalah suatu penetapan jumlah dan kualitas pegawai yang dibutuhkan yang didasarkan atas keadaan yang nyata (riil), volume pekerjaan, serta perkiraan perluasan organisasi yang harus dilakukan agar organisasi itu bisa melaksanakan tugasnya secara efektif dan efisien serta berkelangsungan. (Musanef : 1983).

Pengertian formasi pegawai negeri sipil adalah suatu penentuan jumlah dan susunan pangkat PNS yang diperlukan untuk bisa melaksanakan berbagai macam tugas pokok yang sudah ditetapkan oleh pejabat yang berwenang (Simangkulalit : 2007)


Apa Itu Formasi Pegawai?

Secara umum, pengertian formasi pegawai adalah jumlah atau susunan pangkat dari pegawai yang diperlukan dalam satuan organisasi yang digunakan untuk kurun waktu tertentu. Formasi ini nantinya akan disusun berdasarkan jenis, sifat, dan beban kerja yang nantinya akan ditanggung oleh masing-masing pegawai.

Apa tujuan dari penetapan formasi pegawai? Tujuan penetapan formasi pegawai adalah agar satuan-satuan organisasi mempunyai jumlah dan mutu pegawai yang sesuai dengan beban kerja yang dipikulkan pada satuan-satuan organisasi tersebut.

Lalu mengapa formasi pegawai perlu dilakukan? Karena perkembangan tugas pokok yang diemban dan harus dilaksanakan berubah setiap waktu mengikuti perkembangan zaman. Maka dari itu diperlukan penyesuaian mulai dari jumlah pegawai, mutu dan kualitas pegawai itu sendiri. Dengan melakukan formasi, bisa saja jumlah pegawai yang dibutuhkan semakin banyak atau malah semakin dikurangi. Namun keputusan untuk perekrutan atau pelepasan pegawai tidak dilakukan asal-asalan melainkan berdasarkan UU yang mengatur tentang Kepegawaian.

Dalam melakukan formasi kepegawaian, ada tiga jenis formasi yang dapat digunakan diantaranya:

  1. Sistem Formasi Kawan

Bentuk formasi ini lebih didasarkan pada kedekatan subjektif, maksudnya adalah adanya hubungan keluarga atau hubungan spesial lainnya diantara orang yang mengangkat dan orang yang akan diangkat. Pengangkatan jenis ini bisa dilakukan secara politis contohnya dalam partai, dimana orang yang diangkat memiliki jasa terhadap kemenangan partai, dan secara non politis atau nepotisme contohnya si A diangkat semaunya saja, tanpa adanya pertimbangan kualitas dari si A tersebut.

  1. Sistem Formasi Kecakapan

Sistem ini adalah kebalikan dari sistem kawan. Formasi ini dilakukan secara objektif, artinya pengangkatan seorang pegawai dilakukan berdasarkan kecapakan atau skill yang dimiliki oleh pegawai tersebut. Formasi ini adalah yang paling adil daripada formasi kawan, karena proses pengangkatan didasarkan pada hasil test secara tertulis maupun dari praktek yang telah dilakukan.

  1. Sistem Formasi Karier

Sistem ini bisa dilakukan apabila kecakapan seorang memang mumpuni. Dapat dilihat dari prestasi yang sudah berhasil diraih selama bekerja. Kesempatan untuk mengembangkan karr  terbuka sangat lebar kepada siapapun yang memiliki prestasi tinggi, dan mampu bekerja sesuai dengan tugas yang akan diembankan kepadanya.

Analisi format yang akan dilakukan biasanya bergantung pada:

  • Jenis pekerjaan, apakah seseorang nantinya akan ditempatkan dibagian keuangan, pemasaran, atau sebagainya
  • Sifat pekerjaan, maksudnya adalah berapa lama waktu yang dibutuhkan seseorang saat bekerja, apakah setengah hari atau selama 24 jam penuh seperti pemadam kebakaran
  • Beban kerja, memperkirakan beban yang ditanggung berdasarkan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya
  • Kapasitas pegawai, berdasarkan jumlah pegawai yang dibutuhkan untuk melakukan suatu pekerjaan sampai tuntas
  • Analisis jabatan, adalah kegiatan mengumpulkan dan menilai apakah seorang pegawai berhak untuk diposisikan pada tempat yang tepat. Penilaian didasarkan pada standar yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh perusahaan
  • Jenjang jabatan, ditinjau dari keseluruhan organisasi
  • Peralatan yang tersedia, adalah alat yang dibutuhkan untuk bisa menyelesaikan pekerjaan yang akan mempengaruhi berapa jumlah pegawai yang akan direkrut serta kualitas dari pegawai itu sendiri
  • Kemampuan keuangan, instrumen yang paling penting. Karena perencanaan formasi pegawai yang sudah matang bisa saja batal karena ketidaktersediaan dana dari pemerintah daerah yang bersangkutan. Ada baiknya saat melakukan formasi disesuaikan dengan keuangan daerahnya.

Prinsip Penyusunan Formasi Pegawai

Apa saja prinsip prinsip dalam penyusunan formasi pegawai? Dalam prinsip penyusunan formasi pegawai yang perlu diperhatikan adalah :

  • Setiap jenjang jabatan jumlah pegawainya haruslah sesuai dengan beban kerjanya.
  • Selama beban kerja organisasi tidak ada perubahan maka komposisi jumlah pegawai juga
    tidak berubah.
  • Perpindahan posisi jabatan yang dikarenakan adanya mutasi atau promosi bisa dilakukan jika tersedia posisi jabatan yang kosong.

Itulah penjelasan singkat tentang pengertian formasi pegawai negeri sipil. Semoga kalian bisa menjelaskan pengertian formasi pegawai pns secara umum ya ! Baca juga pengertian feedback dan contohnya 🙂