1. Pengertian metering dalam fotografi itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan metering ?
  3. Apa arti metering dalam fotografi / apa itu metering pada kamera?
  4. Apa itu metering dalam fotografi / apa itu spot metering ?
  5. Bagaimana cara mengatur metering kamera / cara menggunakan metering kamera ?

Pengertian Metering Dalam Fotografi


Mengenal Proses Metering dalam Pengambilan Gambar

Fotografi kini menjadi hobi yang sedang digandrungi banyak kalangan, baik muda maupun yang sudah lanjut usia, sejalan dengan makin bermacam-macam jenis kamera yang bisa dimiliki penggemar fotografi ini. Ada yang kamera masih manual atau tipe jadul yang masih menggunakan roll film dan harus dicuci terlebih dahulu untuk melihat hasilnya, ada hingga yang kini biasa digunakan adalah kamera tipe digital yang hasilnya disimpan pada memori dan bisa langsung diintip hasilnya di layar kamera.

Meskipun berbagai macam kamera yang digunakan, namun karena fotografi merupakan salah satu karya seni, maka ada teknik dan sentuhan seni yang digunakan dalam memotret yang berlaku untuk segala jenis kamera. Salah satu proses yang perlu dipahami dalam proses pengambilan gambar adalah proses metering.

Pengertian metering dalam fotografi adalah proses mengukur pencahayaan yang pas supaya mendapatkan hasil foto yang pas. Sebenarnya metering ini bisa digunakan dalam mode otomatis layaknya white balance, namun terkadang mencari sendiri seberapa besar komposisi cahaya pada foto inilah yang disebut salah satu proses seni dalam fotografi. Meski demikian, metering bukan hal yang utama dalam membentuk sebuah foto. Apabila salah dalam proses metering, masih dapat dikoreksi dalam proses editing yang baik.

Namun mempelajarinya bukan hal yang buruk, malah lebih baik karena teknik pengambilan foto akan makin bagus, dan kita tidak perlu susah lagi untuk mengeditnya, sehingga menghasilkan foto yang sempurna dengan rasa yang masih original.

Bagaimana cara menggunakan spot metering / cara menggunakan metering mode / cara metering kamera nikon canon dll ?

Saat kita melakukan proses metering, kamera yang saat ini kita pegang untuk membidik objek foto akan mengukur kecerahan cahaya yang ditangkapnya secara otomatis. Kemudian akan didapatkan hitungan diafragma dan kecepatan rana atau dikenal dengan istilah shutter speed. Kedua aspek itu yang oleh kamera akan digunakan untuk menangkap gambar.

Apabila tertarik mempelajari metering, yang harus kita pahami adalah cara menggunakan lightmeter di kamera, yakni bagian kecil di kamera yang bergerak dari -2 ke +2 karena perubahan shutter speed. Apabila posisi bar tertuju pada angka -2 itu berarti foto yang akan kita jepret terlalu gelap, atau dikenal dengan istilah underexpose. Sebaliknya, apabila berada di +2 itu berarti terlau terang atau dikenal dengan istilah overexpose.

Nah setelah mengetahui lightmeter, kini kita bisa praktek metering ini dengan mencoba mengambil objek yang berwarna latar putih. Lihatlah pergerakan bar yang ditunjuk oleh lightmeter, dan saat itu dalam mode manual kita bisa menyesuaikan agar lightmeter dalam posisi pas. Setelah itu coba dengan objek yang berlatar gelap, kemudian amati pula yang terjadi pada lightmeter. Dari sini teruslah berlatih sehingga kita mendapatkan foto yang terbaik dengan proses metering di dalamnya.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian metering dalam fotografi. Semoga artikel pengertian metering pada fotografi bisa bermanfaat bagi para pembaca pengertianmenurutparaahli.org