1. Pengertian fotografi komersial menurut para ahli itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan fotografi komersial ?
  3. Apa arti fotografi komersil ?
  4. Apa definisi fotografi komersial ?

Pengertian Fotografi Komersial Menurut Para Ahli


Definisi fotografi komersial adalah fotografi yang memiliki aturan yang harus ditepati dan ditaati, lawannya adalah fotografi murni. Contoh fotografi komersial adalah foto produk, foto udara / aerial, foto fashion, foto pernikahan dsb. (Budhi Santoso : 2010 dalam buku Bekerja sebagai Fotografer)

Pengertian fotografi komersial adalah fotografi dengan tujuan promosi produk yang meliputi promosi barang, jasa dan ide. Contoh fotografi komersial adalah fotografi model fashion, fotografi periklanan, fotografi pernikahan, fotografi landscape, fotografi binatang, fotografi makanan, fotografi editorial, fotografi konsel dsb. (Prof. Dr. M. Suyanto : 2017 dalam buku Photopreneurship: Mendulang Dolar melalui Foto) 


Mendulang Uang Melalui Foto

Apakah kamu ingin menjadi fotografer komersial indonesia atau fotografer komersial dunia yang bisa bersaing dengan fotografer komersial luar negeri? Cara menjadi fotografer komersial tidaklah sesulit yang dibayangkan, atau bahkan lebih mudah daripada fotografi arsitektur dan fotografi jurnalistik. Namun sebelum kamu mencapai cita-cita menjadi fotografer komersial terkenal, ada baiknya kamu memahami makna yang sebenarnya dari fotografi komersial.

Fotografi dikenal banyak kalangan sebagai hobi yang banyak menghabiskan uang. Kamera sebagai alat fotografi utama dan aksesoris lainnya tergolong mahal untuk dibeli. Tapi siapa sangka, hobi fotografi pun kini bisa mendatangkan uang. Malah bisa lebih banyak jumlahnya dari total set kamera serta aksesorisnya. Beberapa orang juga mengambil hobi fotografi ini menjadi profesinya sehari-hari.

Salah satu fotografi yang bisa dijadikan lahan profesi adalah fotografi komersial. Fotografi komersial adalah karya foto yang memiliki nilai jual dan dibuat dengan tujuan komersil. Contoh fotografi komersial diantaranya seperti iklan produk, poster, pemotretan majalah dan masih banyak lainnya. Dari hasil karya foto kita ini, kita akan dibayar sesuai dengan permintaan klien.

Karya foto yang dibuat juga hasil permintaan klien, bahkan biasanya juga akan diarahkan oleh klien agar sesuai dengan keinginan klien kita. Tentu dalam fotografi komersial ini, kita tidak dapat sesuka hati memfoto objek. Semua foto harus hasil arahan atau paling tidak sesuai instruksi atau konsultasi sebelumnya dengan klien. Kenapa seperti itu? Karena kita memang bekerja untuk memenuhi permintaan klien, dengan harapan apabila klien merasa puas dengan karya foto kita, maka bayaran yang layaklah yang nanti kita terima.

Meski ada pengarah dari pihak klien, namun banyak dari klien tidak paham fotografi. Nah kita sebagai fotografer harus bisa berkomunikasi dengan klien bagaimana caranya permintaan klien dapat terpenuhi namun tidak meninggalkan kaidah fotografi.

Beberapa contoh fotografi komersial yang kerap kita temui di antaranya adalah foto model atau foto fashion. Biasanya foto ini menekankan pada produk seperti tas, sepatu, baju yang difoto tak hanya produknya saja tapi juga dengan orang sebagai model yang sedang menggunakan produk tersebut. Contoh lainnya adalah foto advertising atau iklan, yakni foto yang digunakan untuk mengiklankan sebuah produk agar produk itu dikenal dan laku di masyarakat. Serta masih banyak lain contoh dari fotografi komersial.

Intinya, apabila seseorang menyewa fotografer untuk mengambil gambar suatu objek dan objek tersebut ingin dikenal masyarakat atau dijual maka itulah makna fotografi komersial. Diharapkan dengan hadirnya fotografi komersial, dapat memberikan efek persuasif atau ajakan kepada orang yang melihat foto tersebut menjadi tertarik terhadap produk tersebut.


Itulah penjelasan singkat tentang pengertian fotografi komersial. Nah semoga kalian bisa paham letak fotografi komersial dan nonkomersial ya!