1. Pengertian milky way photography itu apa sih ?
  2. Apa yang dimaksud dengan fotografi milky way ?
  3. Apa arti milky way photography ?
  4. Bagaimana cara memotret milky way dengan dslr nikon canon dsb ?
  5. Bagaimana cara memotret milky way dengan hp?

Pengertian Milky Way Photography


Menghadirkan Milky Way Pada Kamera Kita

Saat malam hari apabila kita menengadahkan kepala ke atas melihat panorama langit, kita terkadang akan takjub dengan pemandangan yang disuguhkan langit malam itu. Terlebih apabila saat itu langit cerah tanpa awan dan lebih baik lagi kalau kita sedang berada di daerah dataran tinggi dengan minim polusi cahaya kota. Akan nampak bintang dan rasi bintang, bulan serta Milky Way atau yang kita kenal dengan galaksi Bimasakti, salah satu galaksi yang ada di alam semesta ini yang kita tempati saat ini untuk tinggal dan beraktivitas.

Panorama langit yang mempesona pun membuat para pecinta fotografi ingin mengabadikan suasana syahdu langit malam saat itu. Terlebih apabila kita beruntung bisa mendapatkan momen yang tepat saat Milky Way tampak dengan jelas. Dengan kamera yang dimiliki sang fotografer mulailah dia membidik objek Milky Way. Teknik fotografi membidik Milky Way sebagai objek foto yang kini biasa dikenal dengan Milky Way photography.

Bagaimana teknik fotografi milky way, setting photo milky way dan tips fotografi milky way?

Sebenarnya dalam istilah yang lebih tepat dan lebih umum adalah astrografi, yakni salah satu seni fotografi yang membidik benda-benda langit dan fenomena alam di pada malam hari yang cerah. Objeknya pun bisa bermacam-macam, bisa jadi gugusan dan rasi bintang, fenomena blue moon, dan yang paling favorit adalah Milky Way. Nah, mari kita belajar teknik memotret Milky Way untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Sebenarnya tidak perlu ke dataran tinggi untuk mendapatkan hasil yang jelas memotret langit malam, yang dibutuhkan adalah tempat yang tidak banyak polusi cahaya. Polusi cahaya adalah langit yang terlalu banyak mendapatkan cahaya dari lampu-lampu gedung dan kendaraan bermotor. Makanya banyak yang bilang memang memotret bintang lebih mudah di pegunungan daripada di perkotaan.

Selanjutnya, apabila ingin memotret bintang, kita bisa lakukan kapan saja. Namun apabila ingin memotret Milky Way, maka kita harus tahu kapan waktu yang tepat, karena ingat bumi kita berputar dan ada kalanya Milkyway tidak terlihat dari tempat kita berdiri saat itu. Pecinta astrografi menyimpulkan pada umumnya paling bagus memotret milky way itu pada saat April hingga September dari arah selatan. Untuk posisi milkyway, kita bisa memanfaatkan software untuk mengecek kondisi bintang. Usahakan juga pilih waktu saat bulan tidak nampak, karena kalau nampak cahaya nya akan mengganggu hasil foto Milky Way kita.

Yang terakhir dan terpenting adalah setting kamera. Pertama, kita perlu tripod untuk menaruh kamera karena kita akan menjepret dengan kecepatan rana atau shutter speed lama sehingga rawan menyebabkan blur apabila kita memakai tangan kosong untuk memegang kamera. Selanjutnya, set fokus ke Infinity. Untuk komposisinya bisa lakukan percobaan saja mencari titik yang terbaik.

Untuk set kamera selanjutnya, coba setting kamera ke diafragma serta ISO tertinggi dengan kecepatan rana 30 detik. Komposisi setting ini bebas sebenarnya, tidak ada aturan yang baku. Lakukan percobaan dan apabila kurang pas coba setting ulang ketiga set kamera ini. Semakin banyak berlatih dan mencoba, semakin handal kita untuk menjepret Milky Way.


Nah itulah penjelasan singkat tentang pengertian milky way photography. Semoga bermanfaat!